Shelter Manahan Ditutup Sementara selama Piala Dunia U-17

MerahPutih.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, memastikan menutup sementara Shelter Pedagang Kaki Lima (PKL) Jl K.S Tubun dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sekitar lapangan Kota Barat selama Piala Dunia FIFA U-17.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan pihaknya menutup Shelter Manahan dan lapak PKL Kota Barat hanya saat event berlangsung saja. Setelah acara selesai, para pedagang bisa kembali berjualan.

Baca Juga

Pemkot Solo Butuh Anggaran Rp 322 Juta untuk Beli Pompa Air Stadion Manahan

“Ya kita tutup Shelter Manahan dan PKL di Kota Barat selama Piala Dunia U-17. Penutupan pas event saja,” kata Gibran, Kamis (17/8).

Gibran memastikan sosialisasi kepada paguyuban PKL sudah dilakukan Pemkot Solo sebelum Piala Dunia FIFA U-20 2023. Hal itu sama dilakukan Piala Dunia U-17.

“Kami akan melakukan sosialisasi kepada paguyuban PKL untuk Piala Dunia FIFA U-17 2023. Nanti kami informasikan lagi, enggak masalah,” katanya.

Baca Juga

Wakil Wali Kota Solo Tak Tahu-menahu Gibran Tak Diundang Acara PDIP Jateng

Gibran mengungkapkan FIFA akan kembali melakukan peninjauan ke Solo pada 26-29 Agustus. Kunjungan ini lebih intens lagi terkait evaluasi kekurangan pada inspeksi FIFA pada 1 Agustus lalu.

Baca juga:  Pemerintah Tambahan Anggaran Piala Dunia U-17 2023 Hingga Rp150 Miliar 

“FiFA ke Solo pada 26-29 Agustus. Kekurangan sidak kemarin sudah diperbaiki. Kalau saya lihat tadi kasat mata (Stadion Sriwedari) beberapa bagian kering karena latihan upacara, tapi kita kejar lagi masih ada waktu sepekan sampai dua pekan lagi,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

KPU Solo Dapat Dana Hibah Pilwalkot 2024 Sebesar Rp 28 Miliar



Source link