Jejak Kiprah Musisi Korea Selatan di Panggung Coachella 

Festival Musik & Seni Coachella Valley (lebih populer disebut Coachella) adalah festival musik besar yang selalu dinantikan oleh penggemar musik dunia setiap tahun di California. Bisa manggung di Coachella seperti salah satu acuan kesuksesan musisi di kancah mainstream.

K-pop menjadi sensasi global yang memuncak di panggung internasional pada tahun 2010. Terutama setelah BTS dan Blackpink meledak di pasar dunia. Menjadi pintu gerbang grup K-pop lainnya serta musisi Korea Selatan secara keseluruhan.

Sebagai industri musik yang menikmati popularitas global, prestasi musisi Korea Selatan di panggung barat mulai menarik perhatian. Melangkah ke atas panggung yang ikonik seperti Coachella adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh semua penggemar grup K-pop (serta musisi Korea Selatan yang tidak tergolong K-pop). Berikut ini adalah sejarah kiprah musisi Korea Selatan di panggung Coachella, selanjutnya akan menyusul.

Bukan Blackpink, Epik High menjadi musisi Korea Selatan pertama yang tampil di Coachella 2016

Epik High sebenarnya adalah grup hiphop asal Korea Selatan yang pertama kali merasakan keseruan di panggung Coachella. Grup musik yang beranggotakan Tablo, Mithra, Jin dan DJ Tukutz ini pertama kali tampil di Coachella pada tahun 2016 lalu.

Sebelum diundang memeriahkan festival musik populer tersebut, Epik High juga pernah tampil di panggung-panggung di Amerika Serikat, seperti SXSW. Oleh karena itu, bisa tampil di panggung sebesar Coachella dianggap sebagai keajaiban oleh para member Epik High.

Baca juga:  Eng Hian Tanggapi Absennya Ganda Putri Indonesia di Korea Open 2023

Mereka pun menyempatkan diri untuk mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini melalui wawancara dengan Billboard. “Itu bagus. Meskipun kami belum lama berada di AS, Coachella jelas merupakan panggung yang selalu kami impikan untuk tampil di sana,” kata Tablo dalam wawancara tersebut. Epik High kembali tampil di Coachella pada tahun 2020 dan 2022.

coachella blackpink

Blackpink Coachella 2019 | Foto oleh Watchara Phomicinda, The Press-Enterprise/SCNG

Blackpink menjadi girl band K-Pop pertama yang tampil di Coachella 2019

Secara teknis, Blackpink memang benar grup K-pop wanita pertama yang pernah tampil di Coachella. Blackpink memberikan penampilan bersejarah yang disambut hangat oleh para penggemar K-pop di Coachella pada 12 dan 19 April 2019. Girl group besutan YG Entertainment ini tampil di atas panggung bersama sederet musisi hebat lainnya seperti Childish Gambino dan Janelle Monae .

Jennie, Lisa, Rosé dan Jisoo membawakan hits mereka “Ddu-Du Ddu-Du” dan “Kill This Love”. Tentu saja, penampilan debutnya di kancah internasional menjadi viral dan trending di media sosial.

Dipuji dengan bangga oleh semua penggemar, itu juga merupakan momen yang membuka pintu yang lebih besar bagi musisi Korea Selatan lainnya untuk mendapatkan kesempatan tampil di panggung itu.

Baca juga:  Rekap Hasil Wakil Indonesia Korea Open 2023: Hanya Fajar/Rian yang Masih Bertahan

Reuni 2NE1 dan penampilan pertama aespa di Coachella 2022

Di Coachella 2022, sebuah cerita baru ditulis oleh musisi Korea Selatan di panggung festival musik. Tahun ini giliran girl group K-pop aespa yang debut di panggung Coachella. Pada saat aespa berpromosi di AS, tampil di Coachella akhirnya dimasukkan sebagai salah satu agenda besar mereka. Grup besutan Karina, Winter, Giselle dan Ningning ini membawakan hits mereka seperti ‘Black Mamba’, ‘Next Level’ dan ‘Savage’.

Selain penampilan aespa, salah satu momen Coachella 2022 yang tak terlupakan adalah reuni girl group 2NE1. Kesempatan ini dimungkinkan berkat kolaborasi antara CL dan 88rising. Awalnya, hanya CL yang diumumkan sebagai salah satu anggota Coachella. Hingga akhirnya hits 2NE1 ‘I AM THE BEST’ dinyanyikan dan Sandra Park, Minzy dan Park Bom terlihat benar-benar hadir di atas panggung bersama CL.

2NE1 terakhir tampil pada 2015 dan bubar pada 2016. Penampilan 2NE1 di Coachella pada 2022 akan menjadi penampilan pertama mereka setelah 7 tahun bubar.

Blackpink tampil lagi di Coachella 2023, diikuti lebih banyak musisi Korea Selatan

Blackpink kembali menyemarakkan Coachella tahun ini di Hari Kedua (Sabtu, 15 April waktu setempat). Melampaui pencapaian tahun 2019, Blackpink kembali menjadi lebih kuat headliner Coachella. Menampilkan hit terbaru seperti ‘Pink Venom’, ‘How You Like That’ dan ‘Lovesicks Girls’. Jennie, Jisoo, Rosé dan Lisa juga mendapat kesempatan untuk tampil solo. Dekat banget sama Jisoo yang akhirnya punya lagu solo pertamanya, ‘Flower’ yang rilis 31 Maret kemarin.

Baca juga:  Sting: Musisi Perlu Pertahankan Karya Melawan Kemunculan Lagu-Lagu AI

Tampil di panggung utama, Blackpink memiliki lebih banyak ruang untuk dekorasi panggung yang bergerak cepat dari penampilan mereka di tahun 2019. Kali ini banyak elemen tradisional Korea Selatan yang ditampilkan di atas panggung. Konsep koreografinya juga lebih hidup dan melibatkan banyak penari latar.

Selain Blackpink, DPR IAN dan DPR LIVE akhirnya merasakan euforia manggung di Coachella untuk pertama kalinya. Lalu ada penyanyi Lee Seung-joo alias Loren yang juga tampil pertama kali di Coachella tahun ini. Loren adalah solois dengan genre musik Rock alternatif. Sebelumnya, ia juga pernah tampil di panggung bergengsi AS, SXSW.

Tak hanya dari kancah K-pop, banyak juga musisi Korea Selatan yang bisa tampil di panggung Coachella dan semakin banyak dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai skena musik yang sangat lokal, namun hadir secara masif dalam skala global, panggung Coachella hanya akan semakin semarak jika musisi yang tampil lebih beragam. Menurut Anda, siapa lagi musisi Korea Selatan yang akan tampil di Coachella di masa mendatang?