Dianugerahi Zayed Award, PBNU: Terima Kasih Prakarsa juga Peran Luar Biasa Megawati

Dianugerahi Zayed Award, PBNU: Terima Kasih Prakarsa juga Peran Luar Biasa Megawati

SEPUTARPANGANDARAN.COM, JAKARTA – Ketua Badan Pembangunan Inovasi Krusial Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) , Abdullah Azwar Anas yang tersebut mewakili Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan terima kasih terhadap Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berhadapan dengan prakarsa dan juga peran sehingga NU mendapatkan penghargaan Zayed Award for Human Fraternity 2024.

“Alhamdulillah, barusan saya tadi di tempat WA oleh Gus Yahya, Ibu Ketua Umum, beliau sakit jadi beliau tak sempat mewakilkan sebagainya saya akan hadir pada tempat ini. Pertama Ibu Mega, Ibu Ketua umum, (Gus Yahya) menyampaikan salam hormat. Terima kasih dari Ketua Umum PBNU menghadapi prakarsa kemudian peran yang dimaksud luar biasa dari Ibu Megawati,” ujar Azwar yang mana mewakili Gus Yahya pada Perayaan Isra-Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Tasyakuran Penganugerahan Zayed Award 2024, Akhir Pekan (11/2/2024).

Pada kesempatan itu, Azwar mengungkapkan bahwa PBNU mengapresiasi Megawati yang mana telah terjadi berhasil menyebabkan NU serta Muhammadiyah mendapatkan penghargaan Zayed Award. “Tentu PBNU mengapresiasi langkah-langkah yang mana telah lama dilaksanakan oleh Ibu Ketua Umum,” ucap dia.

Baca juga:  Khofifah Ngaku Langkah Politiknya Tergantung PBNU

Azwar yang tersebut juga merupakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi (Menpan RB) itu menyatakan apabila NU telah terjadi menyampaikan tiga instruksi prinsip tri ukhuwah.

“Dan PBNU sudah menyampaikan beberapa prinsip Tri Ukhuwah yang dimaksud disampaikan oleh almarhum Al Mukarram Siddiq ketika Muktamar PBNU ke-27 yaitu ukhuwah islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, persaudaraan sesama anak bangsa atau ukhuwah wathoniyah juga persaudaraan universal atau ukhuwah basyariyah.”

“Tiga ukhuwah ini terus menjadi bagian dari perjuangan yang dimaksud dikerjakan oleh Nahdlatul Ulama kemudian Gus Yahya tadi juga menyampaikan bahwa PBNU juga telah lama menginisiasi berbagai pertemuan-pertemuan internasional yang mana dihadiri oleh tokoh-tokoh umat beragama,” sambungnya.

Lebih lanjut, Azwar mengungkapkan bahwa sesungguhnya program-program perdamaian dunia dari PBNU ini juga sudah pernah dijalankan oleh Presiden Pertama RI Ir Soekarno atau Bung Karno ketika menginisiasi pertemuan-pertemuan antar bangsa sejak Kongres Asia-Afrika pada Bandung beberapa tahun yang dimaksud lalu.

Terakhir, Azwar juga menceritakan tentang peran Soekarno yang memberikan jejak pada seluruh negara dunia termasuk di area Mekkah. “Jadi kita nih kalau setiap umroh mesti lewat Arafah setiap saat disampaikan ini adalah pohon Soekarno, kerap Ibu Mega. Jadi kalau kita ibu-ibu ini kalau kalau ada tawaf di tempat Mekkah serta di area Madinah itu terus-menerus keliling naik bus hampir semua menyampaikan bahwa ini adalah pohon Soekarno.”

Baca juga:  Diajak Gabung Timses Ganjar, Gibran Mau Konsul ke Mega dan Puan Dulu

“Karena memang benar Bung Karno telah terjadi memberikan jejak hampir di tempat seluruh negara pada dunia termasuk khususnya di tempat Mekkah dengan pohon-pohon yang tersebut ditanam yang tersebut sekarang menjadi penghijauan yang digunakan sangat berarti bagi rakyat dalam Mekkah,” pungkasnya.

Sumber Sindonews