Stefanos Tsitsipas Bantah Lakukan Aksi Rasisme kepada Nick Kyrgios

TENIS Yunani, Stefanos Tsitsipas buka mulut soal masalahnya dengan Nick Kyrgios di Wimbledon 2022. Tsitsipas membantah melakukan tindakan rasis terhadap petenis Australia itu.

Dalam serial dokumenter Netflix berjudul ‘Break Point’, Tsitsipas menyebut gaya permainan Kyrgios tidak berpendidikan dan membawa sikap [pemain] NBA dalam tenis.

Kritik juga datang di media sosial untuk Tsitsipas. Namun, dia tidak tinggal diam dan menyebut komentar tersebut disalahpahami oleh banyak pihak.

“Hari ini, saya ingin membahas masalah yang sangat membebani hati saya; kesalahpahaman yang merusak gambaran niat saya.” tulis petenis berusia 24 tahun itu di laman Facebooknya, Minggu (25/6/2023).

“Menjadi perhatian saya bahwa beberapa orang telah salah menafsirkan komentar saya tentang Nick Kyrgios, melabelinya tidak berpendidikan dan menuduhnya membawa mentalitas bola basket ke tenis, menyindir rasisme padahal sebenarnya tidak ada.” Dia melanjutkan.

Dalam keterangannya, dia menyatakan tidak ada tudingan berdasarkan SARA. Ia juga menyayangkan banyaknya interpretasi yang terkesan meremehkan Kyrgios.

“Pernyataan saya sebelumnya tentang Nick Kyrgios tidak dimaksudkan untuk merusak kecerdasan atau kemampuannya. Sebaliknya, saya hanya dimaksudkan untuk mengungkapkan perspektif saya tentang aspek-aspek tertentu dari gaya bermainnya, menggambarkan perbandingan dengan hasrat dan intensitas yang sering dikaitkan dengan bola basket.” jelas petenis nomor tiga dunia itu.

“[komentar] Itu adalah upaya untuk menyoroti sifat dinamis dan menarik dari pendekatannya terhadap permainan, bukan kritik terhadap karakter atau kemampuannya.”

Baik Tsitsipas dan Kyrgios sebelumnya pernah bertemu saat tampil di putaran ketiga All England Club. Tsitsipas, terpancing emosi, kalah dalam empat set langsung. Namun keduanya berdamai dan melupakan masalahnya.

Editor: Saliki Dwi Saputra

Ikuti berita Sportsstars di berita Google