Pelanggaran Lalu Lintas saat Operasi Patuh Meningkat

MerahPutih.com – Polri menyebut dari hasil evaluasi Operasi Patuh 2023 menunjukan bahwa kegiatan ini berdampak positif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Operasi ini dilaksanakan dengan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis, serta didukung oleh metode penegakan hukum secara elektronik, stasi, dan mobile,” ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigen Ahmad Ramadhan di Jakarta, Selasa (1/8).

Baca Juga:

Pelanggaran Lalin Selama Operasi Patuh Jaya, Terbanyak Pemotor Tanpa Helm

Menurut Ramadhan, data penindakan pelanggaran selama Operasi Patuh 2023 menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Pada ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) statis, jumlah penindakan pelanggaran meningkat 49 persen dari 31.065 menjadi 60.968 penindakan.

“Untuk ETLE mobile, jumlah penindakan pelanggaran juga mengalami peningkatan 36 persen dari 104.780 menjadi 162.798 penindakan,” ujarnya.

Sementara untuk tilang manual juga tercatat ada kenaikan sebesar 69 persen, dari 29.793 menjadi 96.265 penindakan.

“Total penindakan pelanggaran tahun 2023 mencapai 320.031, meningkat 48 persen dari tahun sebelumnya,” imbuh Ramadhan.

Baca juga:  Pram/Yere Diminta untuk Tidak Terlalu Agresif Saat Hadapi Suriah di BAMTC 2023

Tidak hanya penindakan, lanjut Ramadhan, sanksi teguran selama Operasi Patuh juga meningkat pesat.

Baca Juga:

Polisi Tindak 15 Ribu Pelanggaran Lalu Lintas pada Hari Pertama Operasi Patuh

Pada tahun 2022, jumlah teguran mencapai 653.442, dan pada tahun 2023, angka tersebut meningkat 73 persen menjadi 2.402.465 teguran.

Selain itu, Operasi Patuh juga berdampak pada kecelakaan lalu lintas. Sebelum operasi dilaksanakan, terdapat 5.441 kejadian kecelakaan dengan korban mencapai 9.931 orang.

Rinciannya meninggal 931, luka berat 595, luka ringan 6.675 dan kerugian sebesar Rp 13.141.241.205,-

“Setelah Operasi Patuh, angka kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 33 persen menjadi 3.624 kejadian dengan korban mencapai 412 orang atau turun 56 persen dan kerugian sebesar 7.915.479.665 atau turun 40 persen,” tuturnya.

Ramadhan menambahkan, Operasi Patuh juga telah membawa dampak positif yang signifikan dalam menciptakan disiplin masyarakat berlalu lintas dan mengurangi angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

Operasi Patuh di Cirebon Fokus Pada 7 Pelanggaran Lalu Lintas



Source link