Nissan jajaki elemen penyimpan daya “solid-state” yang digunakan dirumorkan untuk GT-R baru

Nissan jajaki elemen penyimpan daya “solid-state” yang tersebut digunakan dirumorkan untuk GT-R baru

Ibukota (ANTARA) – Nissan sedang berupaya menciptakan kendaraan listrik masa depan yang digunakan menggunakan elemen penyimpan daya solid-state, dengan kemungkinan peluncurannya dipelopori oleh GT-R berikutnya.

Menurut jadwal pengembangan All-Solid-State Batteries (ASSB) dari Nissan, tahun ini merek akan memulai operasi jalur percontohan untuk teknologi baru tersebut, yang digunakan menjanjikan untuk mengempiskan ukuran serta bobot baterai, sekaligus meningkatkan jarak tempuh juga memungkinkan pengisian ulang daya secara cepat.

Alih-alih meluncurkan teknologi kendaraan listrik (EV) generasi baru pada model mainstream, ASSB dapat dipasangkan dengan model unggulan GT-R berikutnya untuk diresmikan dengan tambahan berbagai kemeriahan juga kredibilitas.

Baca juga: GT-R akan segera mati, Nissan garap penggantinya

Baca juga: Nissan siapkan GT-R edisi khusus Naomi Osaka, cuma 50 unit

Diharapkan Nissan akan memulai pengujian ASSB pada tahun 2026, sebelum versi produksinya muncul pada tahun 2028, lapor laman Drive, Hari Minggu (9/6).

Ketika ditanya apakah Nissan mengawasi mobil sport di masa depan yang semakin elektrik, Senior Vice-President dan juga Chief Planning Officer untuk wilayah AMIEO (Afrika, Timur Tengah, India, Eropa, serta Oseania), Francois Bailly menyatakan bahwa mobil sport cocok dengan ambisi EV-nya.

Baca juga:  Nissan Akhirnya Luncurkan GT-R Skyline Edisi Terakhir

“Kami sedang melakukan Formula E, bukan? Jadi ya, kami akan terus memproduksi mobil sport. Pertanyaannya adalah kapan mobil-mobil itu mampu beralih ke EV? Dan itu kembali lagi ke teknologinya. Kami perlu mengembangkan blok-blok yang disebutkan agar mobilnya masuk akal,” kata dia.

“Kami tiada akan menimbulkan GT-R yang mana setengah jadi, tidak itu tujuannya. Jadi, kapan adalah pertanyaan yang sulit.” tambahnya.

Nissan GT-R (ANTARA/Nissan.co.id)

Versi produksi ASSB mampu berubah menjadi jawaban kapan, dengan perkiraan kedatangan GT-R baru pada tahun 2028 – yang mana berarti generasi 'R35' pada waktu ini, yang tersebut diperkenalkan pada tahun 2009, dapat berjalan selama hampir 20 tahun sebelum penggantinya tiba.

Sebagai referensi, GT-R yang tersebut ada pada waktu ini ditenagai oleh mesin bensin V6 twin-turbo 3,8 liter yang tersebut memunculkan tenaga sebesar 530kW/780Nm, sehingga versi bertenaga akumulator kemungkinan besar harus menyamai, atau bahkan melebihi, output tersebut.

Demikian juga, waktu akselerasi 0-100 km/jam yang tersebut diklaim sebesar 3,0 detik untuk GT-R Nismo kemungkinan besar merupakan tolok ukur yang mana harus dilampaui oleh versi baru ini.

Baca juga:  Harga Mobil Nissan GT-R R35: Spesifikasi, Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya Terupdate Maret 2023

Nissan telah lama mengedepankan sel solid-state GT-R EV dengan konsep Hyper Force yang digunakan ditampilkan di dalam pameran motor Tokyo tahun lalu.

Mobil ini jelas mengambil isyarat desain dari model halo Nissan, kemudian menampilkan powertrain all-electric 1000kW sesuai dengan mereknya.

Rumor telah lama beredar selama bertahun-tahun bahwa GT-R baru akan segera diluncurkan, juga bahwa Nissan menjajaki hibridisasi mesin bensin V6 yang mana ada untuk menunda usia R35, meskipun rencana yang digunakan diperdebatkan itu belum terwujud.

Pada tahun 2020, Wakil Presiden Senior Perencanaan Barang Global Nissan pada ketika itu, Ivan Espinosa, memaparkan bahwa kemungkinan performa membesar adalah komponen yang dimaksud tidaklah dapat dinegosiasikan untuk GT-R baru.

“Apa yang akan berubah menjadi tujuan dari GT-R berikutnya adalah untuk kembali berubah menjadi mesin yang tersebut memiliki performa yang mana sangat kredibel, seperti halnya GT-R pada waktu ini, bahkan pasca beberapa tahun berada pada pasar,” kata Espinosa.

“Ini masih merupakan mobil yang mana sangat kredibel, super cepat, dan juga sangat hebat untuk dikendarai kemudian kami akan tetap mempertahankannya,” tambahnya.

Baca juga:  Amazfit GTR Mini, Smartwatch Stylish Harga Rp1,6 Jutaan

Baca juga: Nissan GT-R50 Italdesign seharga Rp17,5 miliar debut pada Amerika Utara

Baca juga: Nissan akan buat GT-R paling powerful

Baca juga: Nissan GTR 2014 dijual 100.590 dolar AS
 

Artikel ini disadur dari Nissan jajaki baterai “solid-state” yang dirumorkan untuk GT-R baru