Momentum 17 Tahun Tsunami Pangandaran, PIAMARI dan LRSDKP Menggelar Edukasi Mitigasi dan Evakuasi
Pesisir Pangandaran telah mengalami gempa bumi berkekuatan 7.7 SR, disertai tsunami pada 17 Juli 2006. Kejadian tsunami menyisakan kenangan pahit bagi masyarakat Pangandaran.
Momentum 17 tahun ini menjadi momentum tepat kolaborasi Unit kerja dibawah Pusriskel yaitu PIAMARI dan LRSDKP untuk mengadakan acara “Memperingati 17 Tahun Tsunami Pangandaran (Edukasi Pelatihan Mitigasi dan Evakuasi Tsunami) yang dilaksanakan pada 18 Juli 2023 di Gedung PIAMARI Pangandaran.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan siswa-siswi sekolah menengah atas se-Kab Pangandaran dan Cilacap, serta beberapa dinas terkait di Kab Pangandaran.
Acara ini bertujuan untuk membangkitkan kesiap siagaan masyarakat dalam menanggulangi bencana gempa maupun tsunami.
Acara dibuka oleh Ketua Pokja PT Pusriskel Triyono M.T., yang mewakili Kepala Pusat Riset Kelautan Dr. Hendra Yusran Siry, S.Pi., M.Sc.
Dalam sambutannya, Triyono menyampaikan tetang review terkait tsunami yang terjadi di Pangandaran 17 Juli 17 Tahun silam, dari kejadian ini maka perlu di edukasikan kepada generasi muda dalam hal ini para siswa siswi tentang pentingnya mitigasi bencana pesisir.
Sebelumnya acara diawali sambutan dari perwakilan PIAMARI M. Hikmat Jayawiguna yang memberikan sejarah singkat berdirinya Piamari juga tugas dan tupoksinya yang dilanjutkan dengan Sambutan dari perwakilan Dinas KP Pangandaran serta Plt.BPBD Pangandaran.
Dalam sesi utama menghadirkan dua narasumber dari Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir yang merupakan dua instruktur kelautan yang sedang ditugaskan di PIAMARI Pangandaran yaitu Wisnu Arya Gemilang,S.T., M.T
dan Guntur Adhi Rahmawan ,S.T.,M.Si.
Selain edukasi terkait mitigasi bencana laut pesisir, juga dilakukan kegiatan field trip memperkenalkan jenis pelindung pantai dan vegetasi pelindung pantai, serta ditutup dengan kegiatan simulasi evakuasi tsunami.



