Menpora Dito Ariotedjo Siap Hadir dalam Pemeriksaan Kejagung Soal Kasus BTS

MerahPutih.com – Kejaksaan Agung atau Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan terhadap Menpora Dito Ariotedjo besok, Senin (7/3).

Ia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi BTS Bakti Kominfo tahun 2020-2022.

Baca juga:

Menpora mengatakan Ketum NOC Indonesia membawa prestasi olahraga ke arah yang lebih baik

Jaksa Agung Jampidsus Febrie Adriansyah membenarkan pihaknya dijadwalkan memeriksa Menpora Dito pada Senin.

“Benar, Senin akan diperiksa,” kata Febrie kepada wartawan.

Ditto menyatakan siap menerima panggilan tersebut.

“Saya siap jika kejaksaan meminta keterangan sebagai saksi,” kata Dito kepada wartawan.

Namun, politikus Partai Golkar itu mengaku belum mendapat informasi soal somasi tersebut dari Kejaksaan Agung. Dia mengatakan akan menghadapi somasi jika Korps Adhyaksa membutuhkan pernyataannya.

“Belum (dari Kejagung). Namun, sebagai warga negara yang taat hukum, saya akan hadir secepatnya”, ujarnya.

Baca juga:

Di Kongres NOC, Menpora mendorong peningkatan prestasi olahraga Indonesia


Dito pun berjanji akan memberikan penjelasan khusus kepada publik terkait kasus tersebut.

Baca juga:  Waspada Bakteri Salmonella dalam Tepung Mentah

“Jadi nanti ada sesi khusus, kita ajak teman-teman, rekan media. Pokoknya nanti akan kita infokan ke rekan media supaya lebih baik dan cantik,” ujarnya.

Ia mengaku kasus ini menjadi pelajaran baginya.

“Yang pasti ini pelajaran berharga dan juga pengalaman berharga bagi saya sebagai politikus muda. Sebagai politikus harus siap menghadapi segala tantangan,” ujarnya.

Dalam kasus korupsi BTS Bakti Kominfo, Kejagung menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Salah satunya, Menkominfo menonaktifkan Johnny G Plate.

Selain Johnny, Kejagung juga menunjuk Anang Achmad Latif sebagai Direktur Utama Bakti Kominfo; Gahole Menak sebagai CEO PT Mora Telematics Indonesia; Yohan Suryanto sebagai Spesialis Pembangunan Manusia di Universitas Indonesia tahun 2020; Mukti Ali, tersangka PT Huwaei Technology Investment; dan Irwan Hermawan (IH) sebagai Komisaris PT Solitchmedia Synergy. (Knu)

Baca juga:

Menpora Luncurkan POTRADNAS Dukung Industri Olahraga dan Pariwisata



Source link