Jumat, 24 Februari 2023, 14:30 WIB

Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto harus mundur dari All England 2023 karena masalah visa. (Foto: MPI: Aldhi Chandra Setiawan)

JAKARTA – Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto harus mundur dari All England 2023 karena masalah visa. Kepala Bidang Pengembangan dan Pemenuhan (Kabid Binpres) PBSI Rionny Mainaky menyayangkan mundurnya Lanny/Ribka.

All England 2023 akan berlangsung di Birmingham mulai 14 hingga 19 Maret 2023. Indonesia awalnya mendaftarkan pemain terbaiknya termasuk Lanny/Rebekah yang baru berpasangan tahun lalu.

Namun, pada pertengahan Februari 2023, nama Lanny/Rebekah tiba-tiba dicoret. Masalah utamanya adalah mereka berdua kesulitan mendapatkan visa Inggris.

Ini juga sangat disayangkan bagi Rionny. Padahal ajang ini bisa menjadi pemacu bagi pasangan peringkat 45 dunia itu untuk mengumpulkan poin guna menaikkan peringkat BWF.

“Pembatasan visa. Sayang sekali. Mereka ada kelas di sana, seharusnya mereka cepat dapat poin di sana. Jadi setelah Olympic Race akan lebih mudah, karena rangkingnya cepat naik,” kata Rionny kepada tim media, Termasuk Portal MNC Indonesia di Pusdiknas PBSI Cipayung.

Kepala Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky (Foto: PBSI)
Kepala Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky (Foto: PBSI)

Lebih lanjut Rionny Mainaky menjelaskan bahwa visa Lanny/Rebekah tidak keluar. Namun ada resiko jika mengajukan visa UK, dikhawatirkan Lanny/Rebekah akan absen dari turnamen Eropa selanjutnya.

Risiko tidak bisa bermain di negara Eropa lainnya

Keputusan menarik Lanny/Rebekah tak lepas dari sulitnya mendapatkan visa Inggris yang berisiko tidak bisa bermain di negara Eropa lainnya. Sebab, di satu sisi, keduanya harus mengajukan visa Schengen secara bersamaan untuk digunakan di beberapa negara Eropa, seperti Swiss, Spanyol, dan Prancis.

“Bukannya mereka tidak pergi, tapi kalau kita urus Inggris, kalau mereka (kedutaan) tidak mengembalikan (arsip), bagaimana kita mau urus (visa Schengen)?” Rionny menjelaskan.

“Hambatan biasanya ada di sini, yang paling berbahaya. Lebih baik membuang satu turnamen untuk tiga turnamen berikutnya, daripada bermain tiga lawan satu”, tambahnya.

Meski tersingkir dari All England, Lanny/Rebekah direncanakan akan bermain di tiga turnamen Eropa lagi. Ketiganya adalah Swiss Open (21-26 Maret), Spanish Masters (28 Maret-2 April) dan Orleans Masters (4-9 April).

Penerbit: Coro Montana

Ikuti berita Sportsstars di berita Google