Makanan Khas Yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung Ke Kota Kembang Bandung

Salah satu kota surga bagi para pelancong untuk berbelanja adalah kota Bandung. Berwisata ke kota ini memang tidak ada habisnya, mulai dari wisata kota, wisata alam, dan wisata kuliner. Budayanya yang beragam dan luar biasa serta puluhan ribu atraksi kuliner menawarkan makanan mulai dari restoran hingga gerobak kaki lima. Anda mungkin pernah mencoba salah satunya seperti cireng, surabi, seblak dan kawan-kawan. Meski makanan ini tersebar luas di berbagai daerah di Pulau Jawa, tidak ada salahnya untuk mencoba langsung ke tempat asalnya.

bandros

Salah satu cemilan yang juga bisa mengenyangkan perut. Masih banyak dijual di jalanan kota Bandung dan perumahan. Makanan ini terbuat dari adonan tepung yang dicampur dengan santan. Kemudian taburi dengan taburan kelapa parut saat kue setengah matang.

Rasanya yang asin dan sedikit manis bisa membuat Anda ketagihan untuk terus menikmatinya, biasanya cocok untuk dicelupkan ke dalam saus sambal atau bahkan susu kental manis. Saat ini Bandros telah berkembang dan memiliki berbagai varian rasa. Mulailah dengan isian cokelat Nutella atau Ovaltine, isian pisang atau nangka, dan taburan keju yang berlimpah.

Baca juga:  Final Fantasy 14 Stormblood gratis untuk dimiliki saat ini, tetapi ada sedikit kendala

Cireng

Aci goreng atau dikenal juga dengan Cireng terbuat dari tepung kanji atau tapioka. Jajanan ini sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar penduduk yang tinggal di Pulau Jawa. Bahan dan cara pembuatannya pun tidak sulit bisa dijadikan sebagai cemilan teman saat bekerja, belajar atau jalan-jalan bersama teman.

Cireng biasanya dikonsumsi dengan berbagai macam bumbu penyedap berupa bubuk kering rasa manis, asin dan pedas serta bumbu basah seperti bumbu kacang, saus rujak atau sambal, sehingga saat disantap rasanya benar-benar bikin ketagihan. Cireng kini hadir dalam berbagai bentuk dan rasa, mulai dari yang berbentuk bulat, persegi, segitiga, bahkan berbentuk hati.

Tujuan dibedakan dalam varian bentuk yang berbeda adalah untuk membedakan rasa juga. Jadi, biasanya abang yang jual akan melampirkan foto di gerobak atau di loket dalam bentuk cirengue dan keterangan rasa juga.

Serabi/Surabi

Sajian manis dan gurih ini wajib dicoba saat berkunjung ke Kota Kembang. Kata “sura” memiliki banyak arti dalam bahasa Sunda. Adonannya yang kental membuat makanan ini mengenyangkan perut karena terbuat dari campuran tepung terigu, tepung beras, dan santan. Varian rasa juga beragam.

Baca juga:  Bapak-bapak Ngotot Pakai 1 Kartu untuk 2 Mobil saat di Tol, Padahal Sesuai Aturan Salah dan Bisa Kena Denda AGS

Surabi manis bisa dibalut dengan coklat, susu kental manis dan ada juga yang dibalut dengan durian dan pisang. Untuk surabi sunda asin dan asin bisa ditambahkan sejumput oncom, oncom pedas atau sosis. Saat berkunjung ke Bandung, jangan lupa untuk mencoba makanan yang satu ini. Penjual surabi Bandung yang terkenal dengan rasa yang memuaskan ada di Jl. dr. Setiabudi No. 175.

combro

Nama Combro berasal dari bahasa Sunda “oncom di jero” yang artinya ada bahan oncom di dalamnya. Combro terbuat dari campuran parutan kelapa dan parutan singkong yang kemudian diisi dengan oncom. Untuk isian oncom bisa menggunakan oncom pedas atau oncom biasa.

Kemudian goreng hingga berwarna cokelat keemasan. Saat Anda menggigitnya, Anda akan merasakan teksturnya yang renyah dan lembut di dalamnya. Oncom di dalamnya melengkapi rasa asin dari adonan kelapa dan singkong. Combro biasanya dijual oleh pedagang kaki lima yang digoreng di pinggir jalan.

Seblak

Makanan ini sering menjadi perdebatan antar teman, terutama saat jam makan siang atau liburan sekolah dan orang kantoran. Banyak yang bilang ini hanya cemilan karena cukup untuk menopang perut sedikit saja. Tak sedikit juga yang mengatakan bahwa makanan ini bisa dijadikan pilihan menu berat untuk makan siang karena banyaknya bahan yang diracik sesuai dengan keinginan pembeli.

Penjual makanan ini akan menawarkan berbagai macam bahan yang bisa kita pilih sesuka hati. Mulai dari kerupuk, bakso, aneka jenis mie mulai dari mie kuning, mie bihun dan mie glosor, daging ayam, ceker ayam, tulang ayam, telur, sosis, mie mentah, siomay dan masih banyak lagi. Kemudian dimasak dengan cara direbus dengan kuah pedas, asin dan manis.

Ada 2 jenis variasi seblak, jadi pembeli bisa memesan seblak basah yang memiliki kuah merah yang pasti menggugah selera atau seblak kering. Dengan harga yang ramah dikantong, seblak berhasil menarik perhatian mereka yang mengapresiasi masakan pedas nusantara.