KabarOto.com – Federasi motorsport dunia, FIA, baru-baru ini mengeluarkan regulasi baru. Dimana mobil hybrid World Rally Championship (WRC) di kelas Rally1 harus memiliki suara saat menggunakan mode elektrik.

Setelah melakukan diskusi di World Motor Sport Council (WMSC) di Bahrain, FIA telah mengesahkan peraturan baru yang akan mulai berlaku mulai 1 Mei mendatang.

Baca Juga: Tom’s Racing GR Corolla Tipe TK, Hasil Kolaborasi Pembalap WRC

Toyota GR Yaris Rally1 Hybrid

Peraturan baru akan mengharuskan tim M-Sport WRC dari Ford, Hyundai Motorsport dan Toyota Gazoo Racing untuk memasang modul suara di kelas Rally1 Hybrid. Sesuai aturan baru, pabrikan harus memasang modul suara dengan suara minimal 80 db di area terbuka, dengan jarak dua meter antara bagian depan dan belakang. Serta ketinggian satu meter dari tanah.

Baca juga: Hasil WRC Swedia 2023: Ott Tanak Menang

Hyundai i20 N Rally 1 Hibrida

Modul suara ini otomatis aktif saat mode EV diaktifkan dan akan mati saat kecepatan mobil melebihi 30 km/jam. Untuk kelas Rally1 Hybrid, reli dipaksa berjalan dalam mode elektrik selama zona HEV. Langkah ini untuk mengurangi polusi suara dan mengurangi gangguan saat mobil melewati kota dan gangguan saat mobil melewati jalan kota dan pedesaan.

Namun, ada pertimbangan lain saat menambahkan modul suara ke mobil hybrid demi alasan keamanan. Pasalnya, penonton WRC melewati jalur pembalap sehingga bisa menimbulkan korban jiwa.