Eks Bos TransJakarta Kuncoro Wibowo Jadi Tersangka Kasus Bansos di Kemensos

MerahPutih.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan baru atas dugaan kasus korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos) tahun anggaran 2020-2021.

“KPK telah meluncurkan investigasi baru atas dugaan korupsi dalam pekerjaan penyaluran bantuan sosial beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari tahun 2020 hingga 2021 di Kementerian Sosial RI,” kata kepala Unit KPK melaporkan Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (15/3).

Ali mengatakan, penyidikan kasus ini merupakan kelanjutan dari pengaduan masyarakat. KPK kemudian melakukan penyelidikan hingga tahap penyidikan dan menetapkan tersangka.

Baca juga:

Aspri Wamenkumham bersedia datang dan bekerja sama jika dipanggil KPK

“Disertai melalui penyelidikan untuk dilanjutkan ke tahap penyidikan,” ujarnya.

Namun, Ali belum bisa membeberkan identitas pihak yang dicurigai. KPK akan mengumumkan para tersangka saat penyidikan selesai.

“Apabila pemeriksaan ini kami anggap sudah cukup untuk pengumpulan barang bukti, maka identitas para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kronologi dugaan tindak pidana, serta pasal-pasal yang mencurigakan akan kami buka ke publik”, katanya.

Baca juga:  Respons Menpora soal Pengembalian Uang Rp 27 M Kasus BTS Kominfo ke Kejagung

Lebih lanjut Ali meminta agar pihak-pihak yang akan dimintai kerjasama memenuhi ajakan pemeriksaan penyidik ​​KPK.

“Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan dan pemantauan selama proses penyidikan. Kami memastikan seluruh tahapan yang dilakukan KPK berdasarkan koridor hukum”, pungkasnya.

Baca juga:

Wamenkumham melapor ke KPK, Jokowi diminta turun tangan

Berdasarkan informasi sumber merahputih.com, salah satu tersangka dalam kasus ini adalah mantan Direktur Utama (Direktur) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) M Kuncoro Wibowo.

Kuncoro ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Chief Executive Officer (Direktur) PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Logistics.

KPK melayangkan surat permintaan pencegahan ke luar negeri atas nama Kuncoro kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pun memproses permohonan tersebut. Kuncoro dilarang bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan mulai 10 Februari 2022. (Lb)

Baca juga:

KPK melarang mantan Dirut TransJakarta Kuncoro Wibowo pergi ke luar negeri



Source link