Sebuah aplikasi smartphone yang secara otomatis menghapus selfie telanjang anak-anak dari ponsel mereka telah dikembangkan di Jepang dalam upaya untuk mencegah eksploitasi seksual.

Aplikasi yang menggunakan kecerdasan buatan ini dibuat karena ada peningkatan tajam dalam kasus orang dewasa yang menghubungi anak-anak melalui media sosial untuk meminta mereka mengirim foto telanjang mereka.

Aplikasi Itu lahir melalui kolaborasi antara pengembang aplikasi Smartbooks Inc. yang berbasis di Tokyo, Universitas Kesehatan Fujita di Prefektur Aichi dan kantor polisi Nakamura lokal di Prefektur di Nagoya.

Aplikasi ini tidak hanya menghapus foto telanjang yang dianggap eksploitatif secara seksual, tetapi juga mengirim pesan yang memperingatkan wali anak-anak.

Aplikasi ini diharapkan siap untuk digunakan publik pada akhir tahun. Kini mereka tengah mencari cara untuk mengunduh aplikasi cerdas itu di ponsel mereka.

Dalam lokakarya di Fujita Health University, sekitar 70 mahasiswa belajar tentang bahaya pelecehan seksual melalui media sosial, kemudian mempertimbangkan bagaimana anak-anak dapat didorong untuk menginstal aplikasi di ponsel mereka. Tercetus saran untuk memberikan diskon kepada siswa yang mengunduh aplikasi tersebut. ***