Alasan Polri Belum Pecat Teddy Minahasa meski Sudah Divonis Penjara Seumur Hidup

MerahPutih.com – Irjen Teddy Minahasa masih berstatus anggota Polri, meski divonis penjara seumur hidup dalam kasus narkoba.

Rupanya, putusan Komisi Kode Etik Polri terhadap mantan Kapolda Sumbar itu belum juga terjadi.

Putusan etik akan diadakan setelah proses pidana yang melibatkannya.

Baca juga:

Teddy Minahasa mengajukan banding

“Untuk penilaian deontologis Irjen TM, kita semua tahu bahwa saat ini keputusan belum diambil. kata Kadiv Humas Mabes Polri Kombes Nurul Azizah saat dikonfirmasi, Jumat (12/5).

Karena ada kemungkinan Teddy akan mengajukan banding.

Nurul terus memastikan Divisi Propam Polri terus menyiapkan dokumen untuk sidang etik terhadap Teddy Minahasa. Ini dilakukan sambil menunggu kesimpulan dari kasus pidana.

“Hal ini harus difokuskan dulu karena prinsip persidangan adalah berjalan cepat dan sederhana, karena proses persidangan masih berjalan. Jadi kita tetap paralel, apa yang bisa kita lakukan, kita lakukan,” ujarnya.

Baca juga:

Teddy Minahasa lolos dari hukuman mati

Dalam kasusnya, Teddy divonis bersalah menjual 5 kilogram sabu bersama mantan anak buahnya, AKBP Dody Prawiranegara, mantan Kapolres Bukittinggi, serta beberapa terdakwa lainnya.

Baca juga:  Limbo Review: Kisah Pengungsi Suriah Hidup Dalam Ketidakpastian di Skotlandia

Terdakwa lainnya adalah Linda Pudjiastuti dan Syamsul Ma’arif. Mereka diadili secara terpisah.

Perbuatan Teddy Minahasa tersebut dinilai hakim telah memenuhi seluruh unsur Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) 1 KUHP. (Knu)

Baca juga:

Membaca Pleidoi, Teddy Minahasa merasa menjadi sasaran dan korban konspirasi



Source link