Ala-ala Fast Furious, Pembalap Wanita Kuasai Ajang Drag Race di Senegal
Kamis, 23 Maret 2023, 17:02 WIB
DAKAR – Diiringi tepuk tangan dari keluarga, Fatumata Bah mengangkat tangannya dengan haru saat memenangkan sprint amatir di Senegal, Dakar. Ajang yang berlangsung Sabtu (18/3/2023) itu diikuti oleh empat pebalap putra dan empat putri yang memperebutkan juara pertama.
Mengendarai sebuah hatchback Peugeot tua, Bah melahap landasan darurat sepanjang 300 meter di bandara lama untuk memenangkan Grand Prix Dakar pertama di ibu kota Senegal itu.
“Saya mengalahkan para pria (pelari),” kata mantan bankir berusia 42 tahun itu. “Menjadi wanita atau pria tidak berarti apa-apa, ini abad ke-21 – Girl Power!”
Terinspirasi dari reli Paris-Dakar, pihak penyelenggara ingin membuat ajang balap di mana perempuan dan laki-laki dapat bersaing secara setara, setelah sebelumnya mengadakan perlombaan khusus perempuan.
Bah dan wanita lainnya – salah satunya berada di urutan ketiga – sangat ingin menantang stereotip gender di Senegal yang terkadang konservatif secara sosial dan di tempat lain.
“Trofi ini saya persembahkan untuk ayah dan suami saya yang selalu mendukung saya dalam passion ini, yang konon untuk laki-laki,” ujar ibu tiga anak ini usai acara penghargaan.
Bah mulai balapan 20 tahun lalu setelah ayahnya mendorongnya untuk berbagi kecintaannya pada mobil. Suaminya, mekanik Cheikh Tidiane Bathily, juga pelatihnya.
“Apa yang saya rasakan pada saat-saat itu adalah kebanggaan bagi saya dan kegembiraan baginya, karena saya tahu ini adalah sesuatu yang dia sukai,” kata Bathily, 42 tahun.
Bah menyumbangkan penghasilannya ke organisasi SOS Children’s Village, tempat dia bekerja sejak keluar dari bank.
“Cawan ini untuk menunjukkan kepada mereka bahwa segala sesuatu mungkin terjadi dalam hidup. Dengan keberanian dan kegigihan, kamu pasti bisa”, tutupnya.
FOTO DAN TEKS: REUTERS/Zohra Bensemra, Ngouda Dione
(Arie Yudhistira)
Ikuti berita Sportsstars di berita Google



