Jokowi Sebut Biaya Perawatan COVID Tanggung Jawab Pribadi Jika Berstatus Endemi

MerahPutih.com – Peralihan ke endemik COVID-19 hanyalah masalah waktu. Namun, ada hal penting yang harus diperhatikan masyarakat, terutama terkait biaya pengobatan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Indonesia akan memasuki masa endemik COVID-19 dalam waktu dekat. Selama masa endemik, pengelolaan pasien dengan COVID-19 tidak lagi gratis atau dibiayai oleh pemerintah.
Baca juga:
Dinas Kesehatan DKI mengimbau pasien COVID-19 tidak perlu lagi melakukan isolasi mandiri
“Ini untuk hati-hati kalau sudah mewabah kalau kena COVID-19 ya bayar. Saat ini masih ditanggung pemerintah, begitu kena penyakit endemik harus bayar. Ini konsekuensinya,” ujar Jokowi , dikutip di Jakarta, Senin (19/6).
Itu karena COVID-19 merupakan penyakit umum pada umumnya, seperti demam berdarah atau batuk.
Jokowi mengungkapkan, penanganan pandemi COVID-19 merupakan tugas terberatnya selama hampir 10 tahun menjadi presiden. Dia menyebut penyakit ini tidak dapat diprediksi dan belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca juga:
COVID-19 melonjak di China, 164 orang meninggal dalam satu bulan
“Sungguh, kita tidak tahu kapan ini akan berakhir, dalam bentuk apa selesai dan seberapa kuat ini untuk berapa bulan, berapa tahun, kita tidak tahu,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan telah memutuskan bahwa Indonesia akan segera memasuki status endemik COVID-19, mengingat jumlah kasus harian dan kasus aktif COVID-19 yang terus meningkat serta cakupan vaksin COVID-19 yang semakin luas.
“Kita putuskan endemik, tapi kalau sudah diumumkan, baru selesai, seminggu, dua minggu,” kata Jokowi beberapa waktu lalu. (Knu)
Baca juga:
Jokowi Akan Umumkan Masa Transisi Indonesia Endemik COVID-19



