MerahPutih.com – Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) memperpanjang waktu pelaksanaan masuk sekolah dari biasanya pukul 07.00 WIB menjadi pukul 08.00 WIB. Kebijakan ini bertujuan untuk menghindari kemacetan selama rekayasa lalu lintas dua arah di pusat kota akibat revitalisasi Ponte Otista.

“Waktu masuk sekolah tetap pukul 08.00 WIB, jadi ini masih tahap penyesuaian rekayasa lalu lintas,” kata Walikota Bogor, Bima Arya di Bogor, Selasa (9/5).

Baca juga

Bima Arya bertemu Pj Heru, membahas transportasi dari Jakarta dan Bogor

Perpanjangan pelaksanaan peraturan waktu masuk sekolah satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP yang semula berakhir pada 9 Mei 2023, diperpanjang hingga 16 Mei 2023.

Keputusan ini menyusul hasil evaluasi pelaksanaan perubahan arus lalu lintas di Kota Bogor dengan dibangunnya jembatan Otto Iskandardinata (Otista) yang saat ini masih memerlukan upaya peningkatan manajemen lalu lintas untuk meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas keseluruhan jalan tersebut. lalu lintas di kota Bogor.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Sujatmiko mengatakan, karena rekayasa lalu lintas yang diterapkan membutuhkan penyesuaian di masyarakat, jam masuk sekolah ditunda dan masih perlu diperpanjang.

Baca juga

Lalu lintas Puncak Bogor macet, 8 jam perjalanan berhenti

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, Jawa Barat, menyepakati penerapan jalan dua arah di beberapa titik satu arah (SSA) di pusat kota pada saat revitalisasi Jembatan Otista untuk mempermudah akses masyarakat ke pusat kegiatan ekonomi setempat mulai Selasa (9/5) pukul 21.00 WIB.

Bima Arya mengumumkan hal tersebut setelah mendengar masukan dari warga yang menginginkan rekonsiliasi dua arah di Jalan Jalak Harupat, Kapten Simpang Muslihat dan lain-lain karena dampak ekonomi.

Rute lalu lintas dua arah baru di pusat kota. Pertama, dari Jalan Pajajaran ke arah Tugu Kujang bisa belok kiri ke arah Jalan Jalak Harupat atau ke arah Lapangan Sempur untuk bisa belok ke arah Stasiun Bogor, BTM Mall ke arah Suryakencana tanpa harus belok ke Simpang Jambu Dua.

Sedangkan yang kedua, dari arah Suryakencana masih bisa menuju ke arah Balaikota Bogor arah Sempur hingga Jalan Pajajaran, asalkan mengambil jalan memutar terlebih dahulu di sumbernya tidak bisa langsung belok di perempatan Denpom III/1 .

Ketiga, dari arah Sukasari masih sama dengan desain awal yaitu kendaraan dari arah Jalan Siliwangi satu arah menuju Jalan Suryakencana dan kendaraan menuju Batutulis masih tanpa kepala di Gang Aut berbelok ke Lawang Saketeng untuk keluar di Giliran BTM. Namun, kini Anda bisa berbelok ke Jalan Otista menuju Suryakencana dan Pasar Bogor di Jalan Roda dan kembali lagi ke Sukasari atau Batutulis.

Baca juga

360.000 orang diperkirakan akan mengunjungi Bogor selama liburan Idul Fitri



Source link