Sabtu, 11 Februari 2023, 00:00 WIB

I Putu Gede ditunjuk menangani Arema FC pada putaran kedua Liga 1 2022-2023 (Foto: Arema FC)

MISKIN – Arema FC masih berjuang untuk keluar dari rentetan hasil buruk pasca Tragedi Kanjuruhan dan kekalahan kantor. Kemenangan 2-1 atas RANS Nusantara FC cukup memotivasi para pemain Arema FC.

Namun, pelatih Arema FC I Putu Gede Santoso menyebut kemenangan tipis di laga perdana tim asuhannya dinilai kurang memuaskan. Namun, dia memahami bahwa serangkaian peristiwa di luar lapangan memengaruhi pemain secara psikologis sedemikian rupa sehingga memengaruhi permainan di dalam lapangan.

“Apa yang kehilangan atmosfer ketika semua orang jatuh lagi. Suasana setelah pertandingan berbeda, mungkin itu diwarisi dari hasil sebelumnya, yang kurang militansi, wajar situasi beban pertandingan sebelumnya membawa lingkungan, terutama di hari-hari pertama”, kata I Putu Gede Santoso, saat jumpa pers virtual, Jumat (2/10/2023).

Selain itu, komunikasi dari tim pelatih dan pemain bernama Putu juga terputus. Hal itulah yang dikhawatirkan pelatih asal Surabaya itu. Apalagi saat ini kondisi psikologis para pemain nampaknya sangat berpengaruh setelah rentetan insiden non teknis di luar lapangan yang akhirnya tercermin dalam game plan.

“Saya melihat hilangnya komunikasi baik dari tim teknis maupun dari para pemain, itulah yang hilang. pelatih 2 tahun.

“Kedua, dalam hal situasi di luar pertandingan yang membebani, memiliki dampak psikologis, dari situlah saya berasal, saya merasa kasihan kepada para pemain, karena mereka memikul beban segalanya, dan itu memengaruhi analisis saya dari lima pertandingan terakhir. “, dia menambahkan.

Ikuti berita Sportsstars di berita Google