Ramos Ungkap Perasaannya Saat Hadapi Masa Sulit di Musim Pertamanya di PSG
Berita Liga Prancis: Dalam sebuah wawancara dengan UEFA, Sergio Ramos berbicara tentang bagaimana perasaannya saat menghadapi masa-masa sulit di musim pertamanya di Paris Saint-Germain.
Sergio Ramos bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer dari Real Madrid pada musim panas 2021. Bek berusia 36 tahun itu menjalani awal yang sulit di ibu kota Prancis. Dia berjuang dengan begitu banyak cedera dan kemunduran di musim pertamanya sehingga dia tidak bermain satu menit pun di Liga Champions.
“Pada awalnya, setelah melakukan lompatan itu, ada yang tidak beres. Saya cedera, saya mengalami banyak kesulitan untuk pulih dan beradaptasi dengan sistem baru, tim baru, dan pelatih baru. Anda mulai ragu apakah Anda melakukan hal yang benar atau tidak”, kenangnya.
Mantan bek Real Madrid itu juga berbicara soal Christophe Galtier yang menggantikan Mauricio Pochettino dari bangku cadangan di PSG musim panas lalu. Ia memuji mantan pelatih OGC Nice itu dan mengapresiasi kerendahan hati dan kejujuran sang pelatih.
“Yang menonjol adalah betapa alami dan rendah hati dia saat bergabung dengan tim. Dia adalah seorang pelatih yang tidak pernah berbohong, yang berbicara di depan wajahnya dan itu, bagi saya, sangat penting”, ujarnya.
Ramos tiba di Paris pada waktu yang sama dengan Lionel Messi dan Gianluigi Donnarumma, bergabung dengan skuat yang sudah dipenuhi bintang-bintang seperti Neymar dan Kylian Mbappé. Meski tim penuh dengan bintang, bagi bek tengah yang terpenting adalah keseimbangan tim dan cara mereka bersatu untuk meraih kesuksesan.
“Kemenangan ditaklukkan bersama dan semua orang memiliki tujuan yang sama. Jika sebuah tim akhirnya menang, itu karena telah meninggalkan ego pribadinya. Tujuan musim ini adalah untuk menyatukan semua orang.”
Tag Artikel: Sergio Ramos, Paris Saint-Germain
Diterbitkan oleh Ligaolahraga.com di https://www.ligaolahraga.com/bola/ramos-juang-



