ligaolahraga.com –

Berita Liga Champions: Pelatih PSG Christophe Galtier mengaku menerapkan taktik bertahan saat melawan Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions Eropa, Rabu (15/02) dini hari waktu Indonesia Barat.

Dalam sebuah wawancara, Christophe Galtier terpaksa melakukan hal tersebut karena absennya Kylian Mbappé di lini depan. Meski Neymar da Silva dan Lionel Messi bermain, Galtier merasa kehadiran Mbappé masih sangat dibutuhkan untuk menambah variasi lini depan.

Pada leg pertama, Mbappé baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-57, setelah pulih dari cedera. Kedatangan Mbappé meramaikan lini serang PSG, bahkan mereka berhasil mencatatkan empat tembakan ke gawang, berbanding nol tembakan ke gawang di babak pertama.

“Rencana permainan ditentukan oleh pemain yang tersedia. Keadaan membuat saya tidak melihat jalan keluar lain selain mencoba dan menahan Bayern Munich sampai kami memasuki babak kedua, ketika Mbappe masuk,” kata Galtier dikutip dari Bavarian Football Works . situs di Internet.

Pada leg kedua yang akan dimainkan pada 9 Maret 2023, Galtier berjanji akan bermain lebih ofensif, karena trio penyerang utamanya, Messi, Neymar, Mbappé sudah bisa dimainkan sejak awal.

“Jika Anda berpikir saya menikmati menonton tim saya melawan Bayern (di leg pertama) dalam 60 menit pertama, maka Anda tidak menghormati saya. PSG harus memainkan sepak bola menyerang dan atraktif di leg kedua,” pungkasnya.

Tag Artikel: PSG, Christophe Galtier, Bayern Munich

Diposting oleh Ligaolahraga.com di https://www.ligaolahraga.com/bola/pejuang-psg-akui-main-bertahan-vs-bayern-di-leg-pertama-16-large-ucl