Lautan Tenda Warna-warni Hiasi Pantai Madasari, Jadi Magnet Baru Wisatawan di Libur Lebaran 2026
PANGANDARAN, SPC – Pesona Pantai Madasari di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, seolah tidak ada matinya. Memasuki momen libur Lebaran 2026, destinasi yang dikenal dengan keindahan karangnya ini kembali “diserbu” ribuan wisatawan. Menariknya, tren camping atau berkemah di tepi pantai kini menjadi primadona baru.
Pantauan di lokasi pada Kamis (26/3/2026), deretan tenda warna-warni tampak berjajar rapi memenuhi sepanjang garis pantai. Pemandangan ini menciptakan kontras yang cantik dengan birunya Samudera Hindia, menjadikan Madasari layaknya “surga” tersembunyi bagi para pemburu konten media sosial.
Eksotisme Karang dan Jalur ‘Instagenic’
Selain pengalaman tidur beralaskan pasir, Pantai Madasari menawarkan daya tarik yang sulit ditemukan di tempat lain. Saat air surut, hamparan batu karang yang membentuk kolam-kolam alami menjadi area bermain favorit bagi keluarga dan anak-anak.
Tak hanya di lokasi pantai, sepanjang jalur menuju Madasari pun wisatawan sudah dimanjakan dengan pemandangan kelas dunia. Mulai dari jalur pesisir yang mulus, hamparan lapang pacuan kuda, hingga rimbunnya pohon kelapa yang estetik.
”Perjalanannya tidak bikin jenuh. Kiri-kanan pemandangannya hijau dan pantai, jadi mata segar terus sebelum sampai ke lokasi,” ungkap Johan Rudiantara, salah seorang wisatawan asal Kalipucang, Pangandaran.
Geliat Ekonomi: Dari Sewa Tenda Hingga Seblak di Tepi Pantai
Membudaknya kunjungan wisatawan ini membawa berkah bagi warga lokal. Ekonomi di Desa Masawah bergerak cepat berkat jasa sewa tenda dan ramainya warung-warung kuliner.
Salah satu yang paling dicari adalah kuliner khas Jawa Barat. Johan mengaku tidak kesulitan mencari logistik selama berkemah karena banyaknya pedagang lokal yang menjajakan makanan favorit.
”Cari makan gampang sekali di sini. Banyak makanan khas seperti seblak, itu kesukaan istri saya. Jadi makin betah dan tidak ingin cepat pulang,” selorohnya.
Sore yang Syahdu di Madasari
Menjelang senja, suasana Pantai Madasari semakin hidup. Gradasi warna jingga saat matahari terbenam (sunset) menjadi momen yang paling dinanti. Suara debur ombak yang menghantam karang berpadu dengan angin sejuk pesisir selatan seolah menghapus rasa penat wisatawan setelah menempuh perjalanan jauh.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan akses jalan yang mantap, Pantai Madasari kian mengukuhkan diri sebagai destinasi unggulan Kabupaten Pangandaran bagi mereka yang merindukan suasana liburan yang alami dan berkesan.
Analisis Redaksi SPC:
Tren camping di Madasari membuktikan bahwa wisatawan kini lebih memilih wisata berbasis alam (nature-based tourism). Kehadiran wisatawan lokal seperti Johan Rudiantara dari Kalipucang menunjukkan bahwa daya tarik Madasari merata bagi warga Pangandaran maupun luar daerah.




