Minggu, 19 Maret 2023, 22:02 WIB

Marc Márquez (Repsol Honda) berbicara dengan teknisinya di garasi tim pada Tes Pra-Musim MotoGP 2023 (Foto: Honda Racing Corporation)

MADRID – Marc Márquez juga tercekik oleh inovasi aerodinamis yang akhir-akhir ini berlimpah di grid MotoGP. Menurut pebalap tim Repsol Honda itu, sayap belakang seperti yang dipasang Aprilia dan Yamaha kurang bagus untuk ajang MotoGP.

Seperti diketahui, tim-tim tersebut berlomba memasang dan menguji perangkat aerodinamis baru pada tes pramusim MotoGP 2023 di Circuito Internacional do Algarve, Portimão, Portugal. Ini dilakukan karena aerodinamika akan ‘disegel’ dan hanya bisa dirusak sekali dalam satu musim.

Dua tim yang paling menarik perhatian pekan lalu adalah Aprilia Racing Team dan Monster Energy Yamaha. Pasalnya sama-sama menjajal sayap belakang dengan desain yang agak nyentrik. Beragam komentar bermunculan, khususnya untuk Yamaha.

Sayap belakang motor Yamaha YZR M-1 milik Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) cukup mencuri perhatian di Tes Pramusim MotoGP 2023 (Foto: MotoGP)
Sayap belakang motor Yamaha YZR M-1 milik Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) cukup mencuri perhatian di Tes Pramusim MotoGP 2023 (Foto: MotoGP)

Márquez mengatakan bahwa inovasi aerodinamis yang muncul akhir-akhir ini kurang baik untuk dijadikan tontonan MotoGP. Inovasi ini hanya berguna dalam konteks balap.

“Lebih sulit untuk mengikuti pengendara (depan) karena (angin) dari aero secara signifikan mengubah keseimbangan motor,” jelas Márquez mengutip kekuranganMinggu (19/3/2023).

“Kami melihat Aprilia dan Yamaha (dengan sayap belakang). Dalam jangka panjang, (MotoGP) harus paham arah mana yang harus dituju,” tambah pebalap 30 tahun itu.

Ikuti berita Sportsstars di berita Google