Peningkatan tersebut tidak terlepas dari laporan yang mereka terima tentang permintaan pasar yang menyebabkan pivot hingga 1 tahun.

“Mulai bulan ini atau bulan depan, produksi hybrid akan meningkat menjadi 70 persen, sehingga bisa mempercepat pivot yang sebelumnya sudah lebih dari setahun. Sekarang kurang dari setahun,” ujarnya.

Terkait rencana percepatan, pihaknya mencontohkan dalam beberapa bulan mendatang pivot yang berlangsung selama 1 tahun ini akan ditekan.

“Karena produksinya 50:50, nanti bisa lebih cepat lagi, mungkin Juni, Juli, Agustus lebih cepat indennya. Bahkan untuk produksi mobilnya sendiri, meski belum kami konfirmasi, kami minta penguasaan produksinya. hybrid lebih besar dari awal”, katanya.