28.8 C
Bandung
Senin, Agustus 2, 2021

Daftar Daerah PPKM Level 3-4 di Jabar, Pangandaran Level 3

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -

Jawa Barat akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 – 4. Hal itu tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Coronavirus Disesase 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 (empat) Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Jawa dan Bali sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan assessment dan untuk melengkapi pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro serta mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19,” demikian bunyi Inmendagri tersebut.

Aturan itu berlaku dari tanggal 20 Juli hingga 25 Juli 2021. Lalu daerah mana saja yang akan menerapkan PPKM Level 3-4 di Jabar ?

Ada 14 daerah di Jabar yang menerapkan PPKM Level 3, yakni :

Kabupaten Sumedang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Subang, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Garut, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung.

Sedangkan untuk yang menerapkan PPKM Level 4, ada 12 daerah yaitu :

Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bandung dan Kota Tasikmalaya.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membenarkan, Pangandaran masuk level 3 terhitung pada Rabu, 20 Juli 2021. “Nanti kita akan pantau sampai tanggal 25-26 Juli 2021,”

“Mudah-mudahan bisa masuk level 2. Kalau hari ini pemda cek ke Labkesda, yang minta di swab sangat beda jauh dengan hari-hari biasanya,” kata Jeje, Rabu 21 Juli 2021.

Menurutnya kalau seseorang positif Covid-19, tes kontak eratnya harus 15 orang. Jadi kalau ada 10, ada 150 yang harus tes swab. “Karena virus Covid-19 jenis Delta ini sangat cepat penularannya,” ucapnya.

Salah satu kunci keberhasilan PPKM level ini kata Jeje, dengan menerapkan prokes dengan baik.

“Mulai Kamis dan Jumat bantuan ke masyarakat yang isolasi mandiri akan disalurkan. Dapat paket Indomie, beras, vitamin dan telur,” ucapnya.

Jeje juga berharap kesembuhan pasien cepat sembuh dan penurunan kasus Covid-19 di Pangandaran terus berangsur menurun.

“Kalau kesembuhan semakin tinggi, BOR kita makin bagus, kasus pasien positif Covid-19 rasionya bagus, saya kira kita bisa masuk ke level yang bagus,” katanya.

Untuk pemberlakuan kegiatan masyarakat masih hampir mirip dengan PPKM Darurat. “Dalam instruksi Kemendagri, Pariwisata dan Hiburan masih ditutup sementara,” terangnya.

“Peraturan terbaru PPKM nanti tergantung tanggal 26 Juli 2021, karena BOR kita semakin kecil, artinya jumlah orang yang sakit sudah berkurang,” terang Jeje.

“BOR RSUD 49 persen, lebih bagus dari sebelumnya, yang pernah mencapai 90 persen,” ucapnya.

“Saya berharap yang terbaik untuk keputusan nanti pada tanggal 26 Juli mendatang,” pungkasnya.***

- Advertisement -spot_img
Anggitahttps://seputarpangandaran.com
Nggak suka aneh-aneh. Nyleneh apalagi. Treveling hobinya.
Kabar Terbaru
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -