Selasa, 28 Februari 2023, 03.33 WIB

Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) mengendarai Ferrari SF-23 saat tes pramusim F1 2023 di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)

AKHIR – Charles Leclerc mengakui adanya perbedaan karakteristik dan performa mobil-mobil yang diproduksi Scuderia Ferrari sebelum F1 2023. Ia melihat performa Ferrari SF-23 berbeda dengan pendahulunya (F1-75), terutama dalam hal kecepatan. trek . lurus dan melengkung.

FYI, Ferrari mengubah desain mobilnya untuk menyambut F1 2023. Namun, ada beberapa hal yang dipertahankan seperti desainnya. efek tanah seperti ini downforce yang memberi Anda keuntungan terutama saat menikung.

Namun, Leclerc merasakan perbedaan karakteristik dan performa, meski ada beberapa hal yang dipertahankan di F1-75. Menurutnya, kecepatan mobil sedikit berkurang di tikungan dibanding sebelumnya.

Charles Leclerc mengendarai Ferrari SF-23 miliknya selama sesi penggeledahan di Piste di Fiorano, Maranello, Italia (Foto: Scuderia Ferrari)
Charles Leclerc mengendarai Ferrari SF-23 miliknya selama sesi penggeledahan di Piste di Fiorano, Maranello, Italia (Foto: Scuderia Ferrari)

Di sisi lain, mobil bisa melaju lebih cepat di trek lurus ketimbang di F1 2022. Karenanya, tiga hari tes pramusim F1 2023 di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, dimanfaatkan Leclerc dan Ferrari untuk mencari keseimbangan. .

“Saya pikir karakteristik mobil telah sedikit berubah tahun ini. Dan dengan pengujian selama tiga hari ini saya dapat mengatakan bahwa kami masih bekerja keras untuk mencoba menemukan sweet spot untuk mobil dalam hal penyetelan,” kata Leclerc, dikutip oleh F1iSelasa (28/2/2023).

“Saya harap masih ada ruang untuk itu, kami belum menemukan titik yang tepat,” tambah Monaco.

Ikuti berita Sportsstars di berita Google