PANGANDARAN, SPC – Bupati Pangandaran Citra Pitriyami melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Sidak ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan wisatawan terkait praktik pungutan liar (pungli) parkir.

​Dalam video yang viral di media sosial, Citra tampak berbincang dengan nada tinggi saat menghadapi sejumlah oknum juru parkir (jukir) ilegal di lapangan. Ia mengaku jengah karena pemerintah daerah selalu menjadi sasaran kritik atas praktik pungli yang tak kunjung usai.

​”Selama masih ada parkir pungli, capek saya yang disalahkan,” ujar Citra dalam rekaman tersebut, sebagaimana dikutip pada Kamis (26/2/2026).

Adu Argumen Soal Pemberdayaan

​Situasi sempat memanas ketika seorang pria yang mewakili warga setempat melontarkan protes. Ia meminta agar pemerintah daerah memberdayakan masyarakat lokal untuk mengelola parkir daripada menyerahkannya kepada pihak ketiga.

​Menanggapi hal tersebut, Citra menegaskan bahwa persoalan parkir di Pangandaran sudah sangat kompleks. Menurutnya, pemerintah telah berupaya menempatkan personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), namun praktik ilegal tetap muncul di lapangan.

​”Tidak mudah, Kang. Ini pengalaman yang sudah berulang-ulang. Pungli dari dulu tidak hilang-hilang,” ucap Citra kepada warga tersebut.

Upaya Penataan Kawasan Wisata

​Citra menjelaskan bahwa sidak ini bukan sekadar tindakan represif, melainkan bagian dari upaya besar Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk berbenah. Selain parkir, ia juga menyoroti penataan pedagang kaki lima agar kawasan pantai lebih nyaman bagi pelancong.

​Ia pun meminta masyarakat dan para pelaku usaha lokal untuk memahami langkah tegas yang diambil pemerintah demi keberlangsungan pariwisata Pangandaran dalam jangka panjang.

​”Kami (pemerintah daerah) membuka ruang bagi Ibu-ibu untuk berjualan, tapi tolong pahami, kami juga ingin berbenah. Pangandaran ingin kita perbaiki bersama,” tuturnya.

Sorotan terhadap Mentalitas

​Persoalan ini juga mendapat perhatian dari tokoh masyarakat Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa tantangan pembangunan di wilayahnya bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan transformasi mentalitas masyarakat.

​Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Pangandaran menyatakan akan terus melakukan pengawasan rutin di titik-titik rawan pungli guna memastikan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke pantai primadona Jawa Barat tersebut.