Ahsan/Hendra Beberkan Rahasia Mengalahkan China di Semifinal All England

ligaolahraga.com –

Berita Badminton: Pasangan muda kembali berakting, kali ini di semifinal YONEX All England 2023. Hendra Setiawan berusia 38 tahun dan Mohammad Ahsan 35 tahun, namun kelincahan atau postur tubuh mereka tidak menunjukkan tanda-tanda usia.

Hasilnya adalah, setelah 78 menit dari salah satu pertandingan ganda putra paling menarik tahun ini, ‘The Daddies’ mencapai final YONEX All England keempat mereka, melanjutkan kisah impian yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.

Di sisi korban keganasan mereka adalah wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, juara India Terbuka dan Jepang Terbuka, 30 tahun lebih muda dari gabungan Ahsan/Hendra.

Semifinal adalah pertandingan ekstrim, dengan permainan brilian, kesalahan, dan peluang yang hilang di kedua sisi. Segalanya memanas setelah istirahat di game ketiga, dan ketika Ahsan mencetak kill pada match point pertama dengan Wang Chang menanganinya dengan raket yang patah, sepertinya Indonesia telah membiarkan China lolos.

Namun, para veteran membuktikan betapa mahirnya mereka menghindari frustrasi karena kehilangan peluang dengan meraih dua match point lagi, keduanya ditolak. Pasangan China itu memiliki tiga peluang mereka sendiri, Liang menyia-nyiakan dua servis yang salah dan Hendra menghasilkan kebangkitan yang luar biasa untuk mencetak match point keenam. Liang akhirnya melakukan kesalahan fatal sehingga The Daddies menang 21–15, 19–21, 29–27.

Baca juga:  China Atasi Korea di Penyisihan Terakhir BAMTC 2023

Para pemain China yang putus asa tidak dapat memproses apa yang telah terjadi. “Pikiranku kosong,” kata Liang.

Untuk Hendra dan Ahsan, tidak banyak yang bisa diungkapkan dengan kata-kata.

“Coba, coba, coba,” kata Hendra Setiawan menjelaskan rahasianya.

“Kami senang bisa menang hari ini, itu sangat sulit. Setiap kali kami melakukan kesalahan kami mencoba melupakannya dan tetap fokus pada poin berikutnya”, tambah Ahsan.

“All England adalah turnamen yang sangat penting, kami sangat senang bisa mencapai final lagi,” tambah Ahsan. “Kami tidak memikirkan menang atau kalah, kami tetap fokus pada poin berikutnya.”

Tag artikel: mohammad ahsan, Hendra Setiawan, Liang Wei Keng, Wang Chang, All England 2023

Diposting oleh Ligaolahraga.com di https://www.ligaolahraga.com/badminton/ahsanhendra-beberkan-rahasia-mengaLAH-china-di-semifinal-all-england