KabarOto.com – Paintless Dent Removal (PDR) adalah cara memperbaiki bodywork yang penyok dengan tetap mempertahankan cat aslinya. Pengerjaan PDR juga cukup cepat dengan menggunakan alat khusus dengan bentuk yang unik.

Arman, pemilik bengkel F3 Serpong Auto Body PDR Tangerang, mengatakan penyebab bodi PDR ada dua, flow spot atau penyok dan high spot atau tonjolan.

Contoh penyok adalah potongan yang masuk ke dalam dan ke luar, finishingnya berbeda.

“Jadi kalau badan tergencet, tidak semua bagian kita tergencet ke dalam, tapi ada kasus dimana bagian juga ikut terangkat atau menonjol,” jelas Arman.

Baca Juga: Memperbaiki Penyok Tubuh Tanpa Pengecatan? Solusi PDR

Namun pada kasus badan yang menonjol, perbaikannya harus dipukul seperti pemahat, tugasnya adalah membuat badan rata kembali. Menggunakan alat bernama Tap Down, ujungnya terbuat dari karet agar tidak merusak bodi saat diketuk.

Contoh alat gesek ke bawah.

Kemudian alat lainnya adalah tongkat panjang, untuk bekerja di titik rendah atau penyok. Ukurannya cukup tipis untuk memungkinkan akses ke bagian tubuh tertentu, sehingga ujungnya biasanya ditutup dengan selotip agar tidak merusak cat saat tongkat dimasukkan ke dalam tubuh.

Baca juga: Mau Beli Mobil Bekas? Periksa bagian ini untuk memastikan itu bukan tabrakan sebelumnya.

Cara kerjanya tongkat dimasukkan ke bagian tubuh yang penyok, kemudian teknisi memijat atau mendorong bagian dalam tubuh yang penyok untuk mengembalikannya ke posisi semula.

Alat yang digunakan untuk memperbaiki penyok.

Setelah mengerjakan titik rendah, teknisi akan tetap menyelesaikan untuk meratakan titik tinggi karena mengerjakan titik rendah.

“Tergantung finisnya, tapi biasanya kalau titik rendah akan ada beberapa titik tinggi, jadi ujung-ujungnya kita ketuk lagi biar rata lagi,” kata Arman.