Sentil Lobi Pemkab ke Unpad, Kepala SMAN 1 Parigi Ingatkan Kemudahan Akses Kuliah Era Jeje Wiradinata
PANGANDARAN – Pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Parigi mendesak Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk bergerak lebih progresif dalam memperjuangkan akses pendidikan tinggi bagi putra daerah. Mereka berharap pemkab meniru keberhasilan era kepemimpinan Bupati Jeje Wiradinata, saat pintu masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bagi pelajar lokal terbuka lebar.
Kepala SMAN 1 Parigi, Sukirman, merefleksikan kembali masa-masa keemasan tersebut. Kala itu, kata dia, pemerintah daerah memiliki keberpihakan yang kuat terhadap masa depan akademis para siswa, khususnya untuk masuk ke Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pangandaran.
”Saat Pangandaran dipimpin Bupati Jeje Wiradinata sudah bagus. Soal kuota untuk masuk PSDKU Unpad Pangandaran sangat terbuka luas,” kata Sukirman saat ditemui baru-baru ini.
Menyusut Pasca-Pandemi
Kondisi tersebut kini kontras. Alokasi kuota khusus bagi pelajar lokal Pangandaran menyusut drastis selepas pandemi Covid-19. Akibatnya, persaingan bagi putra daerah untuk mencicipi bangku kuliah di tanah kelahiran sendiri menjadi kian sempit.
Meski demikian, Sukirman melihat ada titik terang dari manuver terbaru yang tengah dilakukan oleh jajaran eksekutif daerah saat ini. Langkah lobi dan pendekatan intensif yang diinisiasi oleh jajaran Pemkab bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran ke pihak rektorat Unpad dinilai membawa angin segar.
”Dengan MoU (nota kesepahaman) yang sekarang sedang diproses ini, mudah-mudahan memberikan peluang hangat kepada kita,” ungkap Sukirman optimistis.
Menuntut Komitmen Awal 50 Persen
Melalui nota kesepahaman yang baru ini, pihak sekolah menuntut agar porsi penerimaan mahasiswa dikembalikan sesuai dengan ruh dan komitmen awal pembentukan kampus Unpad di Pangandaran. Pelajar lokal harus mendapatkan prioritas utama.
”Karena kemungkinan itu akan 50 persen, kembali lagi kepada perjanjian awal pada waktu kita itu,” tutur Sukirman.
Sukirman menegaskan, jika langkah diplomasi Pemkab Pangandaran kali ini membuahkan hasil, dampaknya akan sangat masif. Seluruh SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah (MA) yang tersebar di Kabupaten Pangandaran dipastikan bisa kembali menikmati kemudahan akses kuliah di Unpad Pangandaran. Langkah ini dinilai krusial demi memutus ketimpangan dan mencetak sumber daya manusia (SDM) daerah yang unggul.



