PANGANDARAN – Bupati Pangandaran menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak untuk mengakselerasi pembangunan daerah. Pemerintah daerah, menurut dia, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari sektor swasta dan asosiasi profesi.

​Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Pangandaran.

​“Pembangunan suatu daerah tidak bisa hanya oleh Bupatinya saja atau pemerintahan saja, tetapi harus didukung oleh berbagai pihak termasuk teman-teman HIPMI,” ujar Bupati di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Mendorong Iklim Investasi dan Pengusaha Baru

​Pemerintah Kabupaten Pangandaran menaruh harapan besar pada kepengurusan baru BPC HIPMI Pangandaran. Organisasi ini diharapkan mampu menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah, terutama dalam merespons tantangan ekonomi daerah ke depan.

​Ada tiga poin krusial yang diharapkan dapat dikawal bersama oleh HIPMI Pangandaran:

    • Iklim Investasi: Membangun ekosistem investasi yang sehat dan kompetitif.
    • Daya Saing Ekonomi: Memperkuat posisi Pangandaran sebagai daerah yang ramah bisnis.
    • Regenerasi Pengusaha: Mencetak wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga: [Link Berita Terkait: Potensi Wisata Pangandaran dan Peluang Investasi 2026]

 

Menjadi Motor Penggerak Generasi Muda

​Selain urusan kemitraan dengan birokrasi, tantangan internal HIPMI adalah bagaimana organisasi ini mampu menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Pangandaran. Fenomena tingginya minat menjadi pekerja formal diharapkan bisa bergeser ke arah kemandirian ekonomi.

​“Saya harapkan teman-teman HIPMI bisa menjadi motivasi untuk generasi muda agar mampu dan berani menjadi pengusaha, menciptakan peluang usaha, serta membuka lapangan pekerjaan,” tutur Bupati.

​Bupati tidak menampik bahwa mengemban amanah di organisasi profesi seperti HIPMI di tingkat daerah memiliki tantangan yang kompleks, mulai dari dinamika pasar hingga konsolidasi internal. Kendati demikian, ia optimistis energi kepemudaan yang dimiliki para pengurus baru akan mampu melewati fase tersebut.