PANGANDARAN – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Pangandaran resmi memulai babak baru kepengurusan. Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, Ketua Umum BPC HIPMI Pangandaran terpilih menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus rumah bagi para pengusaha muda.

​Dalam pidato sambutannya, Ketua Umum membagikan cerita personalnya yang sempat merantau sejak lulus SMA pada 2007, sebelum akhirnya memutuskan pulang ke kampung halaman sekitar tahun 2019. Langkahnya untuk aktif di organisasi tidak lepas dari dorongan mantan ketua umum terdahulu (Mantum) Shena, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina HIPMI Pangandaran.

​“Hidup memang sering punya cara sendiri untuk membawa seseorang kembali pulang. Kadang merantau adalah cara Tuhan mempersiapkan kita agar suatu hari bisa kembali dengan membawa sesuatu untuk diberikan,” ujarnya di hadapan Bupati Pangandaran dan para tamu undangan.

Tiga Pilar: Inklusif, Adaptif, dan Kolaboratif

​Merespons tantangan dunia usaha yang kian dinamis, kepengurusan baru HIPMI Pangandaran mengusung tiga pilar visi utama dalam menjalankan roda organisasi ke depan:

    • Inklusif: Menjadikan HIPMI sebagai rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha tanpa memandang skala bisnis, mulai dari sektor UMKM, perdagangan, pariwisata, teknologi, pertanian, perikanan, hingga industri.
    • Adaptif: Memposisikan organisasi sebagai wadah peningkatan kapasitas (up-skilling), ruang bertukar pikiran, dan pembelajaran agar para pengusaha lokal mampu menghadapi perubahan pasar.
    • Kolaboratif: Membina hubungan erat dan menjadi jembatan sinergi antarsesama pengusaha, serta mengintegrasikan visi pemerintah dengan dunia usaha.

Baca Juga: [Link Berita Terkait: Bupati Pangandaran Ajak HIPMI Kolaborasi Bangun Daerah]

 

Mendorong Investasi, Menolak Jadi Penonton

​Secara khusus, BPC HIPMI Pangandaran menegaskan tidak akan menjadi beban bagi pemerintah atau sekadar menjadi penonton dalam panggung pembangunan daerah. Organisasi ini siap mengambil peran riil dalam mendorong roda perekonomian.

​“HIPMI ingin menjadi mitra strategis pembangunan Pangandaran. Ketika pemerintah membutuhkan investor, kami siap membantu membuka jaringan. Ketika pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan, HIPMI siap ikut menciptakan peluang,” tegas Ketua Umum dalam komitmennya kepada Bupati.

​Lebih lanjut, ia mengajak jajaran pemerintah daerah untuk tidak ragu membuka ruang diskusi strategis dan berjalan beriringan bersama HIPMI demi kemajuan ekonomi Pangandaran.

Fokus pada Pengembangan Sumber Daya Manusia

​Di akhir pidatonya, Ketua Umum mengajak seluruh pengurus untuk mengedepankan asas kebermanfaatan dan menghilangkan rivalitas yang tidak sehat di antara sesama pengusaha lokal. Menurut dia, warisan terbaik dari sebuah organisasi bukanlah properti atau logo, melainkan kualitas manusia yang bertumbuh di dalamnya.

​“Kemajuan Pangandaran bukan sesuatu yang kita tunggu. Kemajuan Pangandaran adalah sesuatu yang kita bangun. Dan HIPMI adalah rumah tempat para pengusaha bertumbuh untuk mewujudkannya,” pungkasnya, yang kemudian ditutup dengan pekikan jargon organisasi, “Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha, HIPMI JAYA!”.