BERITA  

3 Warga Pangandaran Reaktif Rapid Test, 80 Warga Lainnya di Test Masal

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat reaktif rapid test sebanyak 3 orang. Ketiganya, adalah 2 orang yang merupakan pasangan suami istri di Kecamatan Cigugur dan seorang perempuan di Kecamatan Cimerak.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, saat ini ketiga orang itu menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing.

“Saya langsung instruksikan kepada petugas medis untuk segera dilakukan swab test terhadap ketiga orang itu,” katanya, Sabtu (16/05/2020).

Temuan tersebut, kata Jeje, terungkap setelah petugas melaksanakan rapid test secara dadakan ke 516 warga belum lama ini.

Untuk itu, malam ini, dua orang yang reaktif rapid test di Kecamatan Cigugur menjalani swab test dan 80 warga yang diduga melakukan kontak, menjalani rapid test masal.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki menambahkan, reaktif rapid test menunjukkan terindikasi gejala COVID-19.

“3 orang itu belum positif terpapar virus Corona, tapi ada gejala yang mirip-mirip COVID-19,” tambahnya.

Yani menyebutkan, berdasarkan data di Gugus Tugas COVID-19 Pangandaran saat ini ada 1 orang positif Corona, tapi sudah sembuh.

Baca juga:  Larangan Pemudik, Jasa Ojeg di Pertigaan Pancimas Kalipucang Sepi Penumpang

Selain itu, dari 8 pasien dalam pengawasan (PDP) tersisa hanya 3 pasien. Kemudian, dari 530 orang dalam pemantauan (ODP) tinggal 8 orang.

“Kami terus melakukan upaya memutus mata rantai COVID-19, dengan harapan Pangandaran bisa mempertahankan status zona hijau,” sebutnya. (*)