Vaksin Covid-19, Diperkirakan Tiba di Pangandaran Pertengahan Januari 2021
SEPUTARPANGANDARAN.COM – Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyatakan siap untuk di vaksin Covid-19.
“Pandemi Covid-19 sungguh merisaukan, maka saya siap yang pertama disuntik vaksin,” ucap Jeje di ruangan kerjanya, Senin, 4 Januari 2021.
Menurut informasi kata Dia, vaksin Covid-19, direncanakan akan tiba di Pangandaran pada pertengahan Januari 2021.
“Mudah-mudahan lancar. Cuma belum tahu berapa jumlah yang dialokasikan untuk Kabupaten Pangandaran,” katanya.
Jeje juga mengatakan, dirinya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan para Kepala SKPD dan Camat untuk mengevaluasi perkembangan Covid-19 satu bulan ini di Pangandaran.
“Lumayan banyak juga. Jumlah kasus positif Covid-19 sudah mencapai 80 orang,” kata Jeje.
Dari ke 80 orang positif Covid-19 itu menurut Jeje, sebanyak 27 orang sedang menjalani perawatan di RSUD Pandega Pangandaran. Sedangkan 53 orang dengan status OTG menjalani isolasi mandiri.
Berdasarkan prosedur dari WHO, kata Jeje, bagi yang OTG harus menjalani perawatan selama 10 hari. Sedangkan untuk yang bergejala harus dirawat, setelah sembuh menjalani isolasi selama 3 hari hingga dipastikan sembuh benar.
Dari hasil rapat, kata Jeje, Pemerintah Daerah akan melakukan break down, bagi desa yang memiliki kasus Covid-19 hingga 10 orang atas, maka ada perlakuan khusus.
“Kalau di desa tersebut ada 10 orang kasus, dilarang untuk mengadakan kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan, seperti kegiatan hajatan dan lainnya. Aturan ini berlaku sampai jumlahnya kurang dari 10 kasus,” ujarnya.
Kasus-kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten menurut Jeje, mayoritas merupakan klaster keluarga. Contohnya seperti Desa Pajaten sekarang mencapai 14 kasus positif Covid-19.
“Kalau dari sektor pariwisata paska liburan natal dan tahun baru kemarin, belum ditemukan kasus Covid-19,” kata Jeje.
Namun saat ini lanjut Jeje, di Pangandaran akan dilakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah terutama di tempat-tempat fasilitas umum maupun di desa yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi.
Jeje mengatakan, hingga saat ini untuk perlengkapan peralatan maupun ruangan isolasi masih mencukupi.
“Saya menghimbau kepada masyarakat di Pangandaran tingkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, terutama menggunakan masker untuk menghindari virus corona,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan