BERITA  

Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah di Pangandaran Terendam Banjir

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Pangandaran dan luapan sungai Citanduy, mengakibatkan tanggul di perbatasan Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang dan Desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran jebol, Sabtu (05/12/2020).

Akibatnya 150 Hektar sawah di Dusun Babakansari RT 03 RW 05 Desa Ciganjeng yang sudah ditanami padi terendam.

Tak hanya itu, air luapan dari sawah pun masuk ke pemukiman warga. Sebanyak 11 rumah yang dihuni 12 Kepala Keluarga terendam dan dihantui kekhawatiran air makin bertambah dan akan menggenangi pemukiman warga lainnya.

Kepala Dusun Cihideung, Tantori mengatakan, saat hujan lebat turun, ketinggian air sungai bertambah secara signifikan. Dalam hitungan menit, derasnya aliran sungai membuat tanggul jebol karena tidak kuat menahan debit air.

“Air sungai langsung menggenangi pesawahan dan pemukiman warga.” ungkapnya

Dia pun khawatir, curah hujan bertambah di hulu sungai citanduy, karena kemungkinan air akan masuk ke pemukiman di wilayah RW 07 Dusun Cihideung.

Menurutnya,wilayah ini sudah menjadi langganan banjir setiap tahun. Warga pun, berharap adanya perbaikan tanggul permanen atau dibangun TPT.

Baca juga:  Kebakaran Lahap Kebun Warga di Pangandaran

Padahal, tanaman padi petani baru saja ditanam namun rusak akibat genangan air yang merendam areal persawahan.

“Para petani merugi besar lantaran tak bisa memanen padi saat masa panen kalau masih hujan terus menerus,” ungkapnya.

Rencananya dari pemerintahan Desa akan berupaya bersama masyarakat dan BPBD Kabupaten Pangandaran akan melakukan penutupan sementara, dengan alat seadanya. (Eris Riswana/SP)