BERITA  

Seniman Mural Akan Dilibatkan Mempercantik Pantai Pangandaran

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata meyakini bahwa kunci keberhasilan pariwisata adalah dengan rutin menata dan merawat destinasi wisata.

Jeje mengatakan, Pangandaran tahun ini akan mulai menyambungkan Pantai Barat dan Pantai Batu Hiu melalui jalur pantai dengan waktu tempuh diperkirakan hanya 10 hingga 15 menit.

“Skywalk di Pantai Barat Pangandaran juga akan segera ditata dengan baik, karena di situ pusat keramaian, tahun ini akan mulai di mural,” ucap Jeje.

Jeje berharap, tingkat kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Pangandaran terus meningkat dan membawa dampak positif pada perekonomian masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Pangandaran, Untung Saeful Rachman membenarkan rencana mempercantik kawasan Skywalk di Pantai Barat Pangandaran.

“Ya kami akan mempercantik Skywalk dan meyakini akan menjadi pusat berkumpulnya pengunjung,” ujar untung.

Menurut Dia, pihaknya akan melibatkan para seniman dari komunitas seni lukis mural yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Selain Skywalk, pos pengamat pantai, poot taman bunga, bogie banker juga akan dipercantik dengan pengecatan lukis mural,” terang untung.

Baca juga:  Bupati Jeje Tegaskan, Aturan Rapid Test di Pangandaran  Bukan Ajang Bisnis

Dengan langkah tersebut tambah Untung, diharapkan akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

“Warga yang hobi swafoto akan terpuaskan dengan lukisan mural yang luar biasa, ” ujarnya.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, pariwisata Jabar siap menyokong ekonomi pascapandemi Covid-19 dengan mendorong Kabupaten Pangandaran sebagai salah satu etalase wisata di Jabar.

Dengan berbagai panorama alam yang indah mulai dari sawah, sungai, gunung, hingga pantai, Pangandaran dinilai mampu menjadi destinasi wisata unggulan untuk meningkatkan perekonomian Jabar.

“Saya yakin Pangandaran dan Jawa Barat secara umum akan pulih kembali pascapandemi Covid-19. Asalkan dirawat dengan baik, apalagi (jika) Pangandaran didesain dengan baik, ekonominya akan melompat,” ucapnya dalam sambutannya di acara “Webinar Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia” dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (8/8/2020).

Kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangandaran dan Provinsi Jabar serta dukungan pusat pun, diperlukan untuk kemajuan wisata di Pangandaran.

“Semua kompak dan bisa (berkolaborasi), (maka) Pangandaran akan kembali baik (pascapandemi),” tambahnya.

Selain itu, Pangandaran dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menggaet wisatawan karena mayoritas yang datang adalah wisatawan nusantara (wisnus) atau wisatawan lokal yang tidak membutuhkan transportasi udara.

Baca juga:  Jumlah dan Nama Desa se Kabupaten Pangandaran

“Karena itu, saya yakin wisata di Pangandaran akan kembali pulih,” katanya.

Ridwan Kamil pun menyarankan agar semakin banyak lagi event yang digelar di Pangandaran. Pasalnya, event bisa membawa pengaruh luas terhadap kuliner, penginapan, hingga pendapatan ekonomi masyarakat sekitar.

“Event-event otomotif pun bisa diciptakan di kawasan wisata Pangandaran, nanti, tidak ada alasan Pangandaran tidak sukses dan keren. Begitu pula dengan angka gini ratio kemiskinan di Pangandaran harus rendah,” ucapnya.***