Pria Lansia di Pangandaran Ditemukan Meninggal Dalam Lubang Batu
SEPUTARPANGANDARAN.COM – Sesosok pria tak bernyawa ditemukan di dalam lubang batu sedalam 5 meter dengan diameter 50 cm di Dsn Sodong Rt. 007 Rw. 003 Desa Batumalang Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat 30 Oktober 2020.
Korban diketahui bernama Sugandi (60) warga Dusun Sodong Rt. 007 Rw. 003 Desa Batumalang Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran.
Kapolsek Cimerak, Iptu Budi Purwanto membenarkan adanya peristiwa ditemukannya mayat di wilayahnya.
“Korban diduga bunuh diri dengan cara masuk ke lobang batu,” terangnya.
Berdasarkan laporan, kata Budi, pada hari Rabu 28 Oktober 2020 WIB sekira pukul 09.00 WIB korban berangkat dari rumah untuk pergi ke kebun.
Biasanya korban pulang pada sore hari, namun hingga malam hari korban tak kunjung pulang.
Keesokan harinya, Kamis 29 Oktober 2020 istri korban mencari ke tempat saudara-saudaranya namun tidak juga ditemukan.
Korban baru ditemukan pada Jumat 30 Oktober 2020 setelah melakukan pencarian di sekitar kebun milik korban.
Jasad korban ditemukan di dalam sebuah lobang batu berukuran diameter 50 cm dan kedalaman lobang 5 meter, dalam posisi kepala di bawah dan kaki di atas.
Petugas dari Polsek Cimerak bersama petugas dari puskesmas Legokjawa mendatangi tempat kejadian dan dibantu warga melakukan evakuasi.
Namun karena medan yang sulit dilakukan dan posisi korban tidak memungkinkan, akhirnya meminta bantuan kepada BPBD Kabupaten Pangandaran.
Petugas dari BPBD Kabupaten Pangandaran yang datang sekitar pukul 14.30 WIB langsung melakukan evakuasi dan akhirnya berhasil mengangkat jasad korban.
Selanjutnya jasad korban dibawa ke rumah duka dan dilakukan visum et repertum oleh team dari Puskesmas Legokjawa.
Hasil Visum menunjukkan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada jasad korban
Istri beserta keluarga korban menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan Otopsi.
Akhirnya jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan oleh keluarga dan warga setempat.***




Tinggalkan Balasan