Pangandaran – Sesosok mayat dalam kondisi sudah membusuk dan menimbulkan bau menyengat ditemukan di sebuah jurang di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Lokasinya tidak jauh dari jalan nasional Kalipucang- Pangandaran blok Dusun Empangsari, Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Sejumlah warga dan para pengguna jalan datang ke lokasi untuk melihat dan mengabadikan penemuan mayat tersebut di ponselnya.

Mayat pertama kali ditemukan sejumlah anak yang sedang asik bermain petasan tidak jauh dari lokasi tersebut. Mereka mencium bau menyengat dan terlihat sesosok mayat dengan kondisi telungkup.

Dian, salah satu orang tua anak tesebut mengatakan, anak-anak pertama kali menemukan pada pukul 11.30 WIB, saat sedang bermain tidak jauh dari lokasi ditemukannya mayat.

“Warung saya kan tidak begitu jauh dari lokasi mayat, sejumlah anak – anak menghampiri saya dengan suara lantang sambil mengatakan ada mayat di jurang lalu kami pun dengan warga lainnya penasaran dan mendatangi lokasi tersebut,” ucapnya saat ditemui di lokasi Rabu (20/04/2022) sore.

“Ternyata apa yang dilaporkan oleh sejumlah anak tentang mayat dengan posisi telungkup benar adanya. Kondisinya sudah membusuk dan menimbulkan bau menyengat,” ujarnya.

“Kami tidak berani mendekat ke bawah karena bau yang sangat menyengat dan hanya bisa melihat dari atas saja ,” ujarnya

Penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor (Polsek) Kalipucang.

Di lokasi yang sama IPTU Iman Sudirman Kapolsek Kalipucang mengatakan, berdasarkan laporan warga ditemukan mayat di lokasi jurang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Selain tidak adanya identitas, ada beberapa warga yang sempat melihat ODGJ beberapa hari ke belakang dengan ciri ciri yang sama.

“Adapun ciri-cirinya menggunakan pakaian daster, berjenis kelamin perempuan dan masyarakat mengatakan bahwa itu ODGJ,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi mayat sangat sulit di kenali dan menyulitkan evakuasi karena sudah rusak.

Untuk selanjutnya, tambah Iman, mayat tersebut di kuburkan tidak jauh dari mayat ditemukan oleh Tim dari Sar Barakuda juga Tagana Pangandaran. (Eris Riswana)