OPPO Reno 10 Hadir dengan Desain Baru, Kamera Telefoto & Layar Lengkung
Cina, Gizmologi – OPPO baru saja memperbarui jajaran OPPO Reno Series di negara asalnya. Hadir dalam tiga varian berbeda, OPPO Reno 10 menjadi yang paling terjangkau dengan harga yang lebih terjangkau dibanding dua varian Reno 10 Pro lainnya yang memiliki spesifikasi lebih tinggi.
Kehadiran OPPO Reno 10 Series sendiri menimbulkan pertanyaan bagi sebagian netizen. Pasalnya, Reno 9 Series hingga saat ini belum diperkenalkan secara global. Di Indonesia, yang terbaru adalah Reno 8 T Series dalam dua varian berbeda. Ada yang menduga OPPO akan melewatkan satu generasi dan langsung memperkenalkan Reno 10 Series secara global dengan perubahan yang lebih masif.
Ketiga OPPO Reno 10 Series kini dibuat dengan desain yang sangat mirip dan berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Meninggalkan desain panel datar di belakang, sisi belakang dan depan kini memiliki lekukan di sisi kiri dan kanan. Modul kameranya juga cukup berbeda, menonjol dengan bentuk sensor baru di bagian bawah.
Baca Juga: Menjajal Desain OPPO Find N2 Flip yang Bikin Konsumen Indonesia Jatuh Cinta
Potret OPPO Reno 10 Plus Superior

Ya, salah satu “penjualan” utama OPPO Reno 10 Series adalah pengaturan kameranya. Kini, varian basic dilengkapi sensor telephoto dengan 2x optical zoom, resolusi 32MP f/2 dan akan sempurna untuk menghasilkan bidikan potret. Sensor ini menyertai sensor ultra lebar utama 64MP f/1.7 + 8MP f/2.2. Aperture yang lebar seharusnya membuat kamera smartphone ini bisa menghasilkan foto yang tajam dan terang pada 2x zoom.
Sedangkan sensor kamera depan masih sama dengan generasi sebelumnya, beresolusi 32MP f/2.4 menggunakan Sony IMX709 hasil rancangan OPPO dan Sony. Hanya kamera belakang OPPO Reno 10 yang mendukung perekaman 4K 30fps dan 1080p 60fps, didukung oleh stabilisasi berbasis perangkat lunak, juga dikenal sebagai EIS.

Benjolan kamera yang cukup menonjol bukan tanpa alasan. Pasalnya, bodi OPPO Reno 10 memiliki ketebalan hanya 7,58 mm dan bobot hanya 180 gram. Di bagian depan, terdapat layar seluas 6,7 inci yang menggunakan panel OLED melengkung 3D Full HD+ 120Hz. Itu membuatnya terlihat lebih premium dan kontemporer.
Diklaim tepat untuk bermain game

Chipset yang digunakan OPPO Reno 10 sendiri sudah cukup matang, yakni Snapdragon 778G 6nm. Dibandingkan dengan Dimensity 1300 di Reno8 5G, arsitektur CPU-nya sendiri identik, hanya saja clock speed pada masing-masing core CPU memiliki angka yang lebih rendah. Opsi RAM hingga 12GB dengan penyimpanan internal hingga 512GB.
Seperti generasi sebelumnya, baterai OPPO Reno 10 berkapasitas 4.600mAh dapat diisi daya secara instan melalui teknologi SuperVOOC 80W, hanya membutuhkan waktu 29 menit untuk mencapai 100%. Smartphone ini akan menjalankan ColorOS 13.1 terbaru berbasis Android 13. Pada halaman spesifikasi disebutkan ketersediaan sensor infra merah yang bisa digunakan untuk perangkat kontrol elektronik rumah.
Meski bukan chipset tercepat, OPPO memastikan smartphone ini cocok untuk e-sport berkat optimalisasi software dan hardware, seperti sistem pendingin yang didesain cukup besar, mencapai 6000 mm persegi. Di China, harga termurah varian OPPO Reno 10 (8+256 GB) adalah CNY 2.499 atau mulai Rp 5,2 jutaan. Sangat terjangkau bukan? Saya berharap harga resmi di Indonesia tidak terlalu jauh.



