Makanan yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Antioksidan merupakan salah satu zat alami dan juga dapat dihasilkan oleh manusia, dimana zat tersebut mampu mencegah dan menunda beberapa kerusakan sel yang mempengaruhi proses oksidasi.

Oksidan sendiri merupakan radikal bebas yang terdapat di lingkungan, namun juga dapat diproduksi oleh tubuh. Biasanya, antioksidan lebih banyak ditemukan pada jenis makanan nabati dan buah-buahan. Jika Anda bertanya, apakah benar antioksidan itu bisa diolah atau diproduksi oleh tubuh manusia?

Jawabannya ya karena memang tubuh kita bisa menghasilkan radikal bebas yang bersumber dari efek reaksi sel. Adanya antioksidan yang dihasilkan oleh tubuh juga disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi, misalnya hati memproduksi dan menggunakan radikal bebas tersebut untuk mendetoksifikasi tubuh.

Jenis Antioksidan

1. Flavonoid

Ini adalah kumpulan bahan kimia yang sering ditemukan dalam sayuran, buah-buahan dan akar tanaman. Sifat antioksidan flavonoid dapat bertindak sebagai penangkal radikal bebas dan mengurangi peradangan.

2. Antosianin

Yang kedua adalah antosianin yang merupakan zat warna pada tumbuhan seperti merah, jingga, ungu, biru hingga hijau. Zat antosianin ini termasuk dalam kategori antioksidan flavonoid yang memiliki manfaat menjaga kesehatan mata, otak, dan saraf.

3. Likopen

Likopen juga termasuk antioksidan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Biasanya bisa Anda temukan pada suplemen, antioksidan jenis ini memiliki khasiat untuk mencegah kanker, menjaga kinerja otak, kesehatan mata, menguatkan tulang hingga menjaga kesehatan kulit.

Baca juga:  Ya, Anda dapat membuat mekanisme yang berfungsi penuh di Zelda: Tears of the Kingdom

4. Betakaroten

Berikutnya adalah betakaroten yang baik untuk menjaga kesehatan kulit, organ reproduksi, dan mata. Selain dapat menjaga imunitas tubuh agar dapat melawan infeksi dalam tubuh, betakaroten nantinya akan diolah dan diubah menjadi vitamin A.

5. Polifenol

Terakhir ada polifenol, zat tunggal ini memiliki banyak manfaat, misalnya menurunkan gula darah, stroke, kanker, mengurangi risiko penyakit jantung, menjaga kesehatan sistem pencernaan dan menjaga kinerja otak.

Jenis Makanan Antioksidan Tinggi

Sudah banyak sekali penelitian yang dapat membuktikan bahwa radikal bebas dapat meningkatkan resiko penyakit berbahaya seperti kanker, parkinson, alzheimer dan aterosklerosis.

Oleh karena itu, sangat penting bagi manusia untuk selalu mengonsumsi makanan sehat yang mengandung antioksidan tinggi. Karena dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi antioksidan, maka Anda akan mampu menangkal radikal bebas.

Biasanya untuk mengetahui tinggi atau tidaknya antioksidan pada suatu makanan, ada skor tersendiri yang disebut ORAC atau Oxygen Radical Absorbance Capacity. Semakin tinggi skornya, semakin besar efeknya pada tubuh. Berikut beberapa jenis makanan yang mengandung antioksidan tinggi, yaitu:

1. Ceri

Yang pertama berasal dari buah ceri, ternyata buah ini merupakan makanan dengan kandungan antioksidan alami yang tinggi, jenis antioksidan yang dimilikinya adalah antosianin yaitu zat yang memberikan warna merah pada buah ceri.

Baca juga:  10 tindakan orang yang selfie ketika menemukan mobil Google Maps, yakin bahwa mereka kehilangannya

Antioksidan yang terdapat pada buah ceri memiliki skor 4.873 per 100 gram. Manfaat antioksidan buah ini seperti penangkal penyakit jantung dan kanker.

2. Kacang Kemiri

Selain itu ada jenis kacang-kacangan yaitu kacang kemiri, dimana selain sebagai sumber mineral dan lemak, kacang ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi yaitu mengandung 10,6 mol per 100 gram dan skor 5,095.

Antioksidan yang terdapat pada pecan termasuk dalam kategori flavonoid polifenol yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, dan kulit. Nah, karena seratnya yang cukup tinggi, kacang kenari bisa sangat membantu mengatasi sembelit.

3. Stroberi

Berikutnya adalah strawberry, ternyata selain memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, strawberry juga mengandung antioksidan yang tentunya bermanfaat untuk imunitas atau daya tahan tubuh, mencegah anemia dan menjaga kekenyalan kulit.

Jenis antioksidan yang ada pada buah strawberry adalah polifenol dan jika Anda mengkonsumsi satu cangkir atau kurang lebih 100 gram buah ini, Anda bisa mendapatkan asupan antioksidan yang tinggi untuk tubuh.

4. Cokelat hitam

Berikutnya adalah dark chocolate, yang perlu Anda ketahui bahwa dalam 100 gram cokelat murni, terdapat 15 mol antioksidan dan skor ORAC sebesar 20.816. Dimana jumlah antioksidan pada dark chocolate lebih tinggi dibandingkan pada blueberry, meskipun jumlah yang dikonsumsi sama.

Baca juga:  “Lebih banyak lagi” yang akan dibagikan tentang spin-off multipemain The Last of Us tahun ini

Jenis antioksidan yang terdapat dalam dark chocolate adalah flavonoid, yang artinya bermanfaat untuk menurunkan risiko diabetes dan tekanan darah. Namun harus diingat juga bahwa ketika ingin mengkonsumsi dark chocolate harus sesuai dengan kebutuhan.

5. Kubis merah

Bahan makanan yang mengandung antioksidan terakhir adalah kol merah. Tahukah Anda bahwa sayuran jenis ini memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi daripada kol putih?

Satu-satunya hal yang dapat ditemukan adalah jumlah antioksidan dalam kol merah akan meningkat saat Anda merebus sayuran ini. Antioksidan kubis merah merupakan salah satu jenis antosianin dimana senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit jantung.Inilah beberapa jenis makanan yang mengandung antioksidan tinggi. Anda dapat memilih dan mengkonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda. Biar gampang, kamu bisa download aplikasi Astro untuk mendapatkan semua bahan sehat di atas.

Referensi:

9 makanan sumber antioksidan untuk melawan radikal bebas

Beberapa makanan kaya antioksidan dan jenisnya

Sumber gambar: Shutterstock