PANGANDARAN, SPC – Insiden tragis akibat bahan peledak kembali terjadi. Dua pemuda di Dusun Babakan, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaporkan mengalami luka bakar serius setelah petasan yang mereka racik meledak di dalam rumah pada Jumat (6/3/2026) pukul 14.30 WIB.

​Ledakan tersebut tidak hanya mengejutkan warga, tetapi juga menghancurkan sebagian dinding rumah dan meninggalkan trauma bagi para saksi mata.

Kondisi Korban Mengenaskan

Dilokasi, kedua korban yakni Anton Sujarwo (22) dan Hudan Ridwan Abdulloh (19) ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka bakar hampir di sekujur tubuh, terutama bagian wajah dan dada.

​Keduanya langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Mangunjaya sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut. Video amatir menunjukkan upaya petugas medis memberikan pertolongan pertama di dalam mobil ambulans saat korban masih dalam kondisi sadar namun merintih kesakitan.

Barang Bukti di Lokasi Kejadian

​Pihak Satreskrim Polres Pangandaran yang melakukan olah TKP menemukan berbagai peralatan pembuatan petasan berskala rumahan. Barang bukti yang diamankan meliputi:

  • ​Selongsong kertas berbagai ukuran.
  • ​Serbuk mesiu yang masih tersisa di dalam wadah.
  • ​Alat pengukur, tali sumbu, dan bambu yang diduga digunakan sebagai penyangga.

​Polisi juga menemukan area dinding yang retak dan lantai yang menghitam akibat daya ledak petasan tersebut.

Imbauan Tegas Kepolisian

​Polres Pangandaran memberikan imbauan keras kepada masyarakat untuk tidak bermain, apalagi mencoba merakit sendiri bahan peledak atau petasan. Selain membahayakan nyawa, tindakan tersebut juga merupakan pelanggaran hukum.

​”Selain berbahaya, hal ini juga dapat melanggar hukum dan mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tegas pihak Humas Polres Pangandaran dalam keterangannya.