FIFA Jelaskan Alasan Kenapa Ada 3 Tuan Rumah Piala Dunia 2030

FIFA Jelaskan Alasan Kenapa Ada 3 Tuan Rumah Piala Dunia 2030

SP –

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan sepak bola dunia (FIFA) mengumumkan pada Rabu (4/10/2023) bahwa Piala Dunia FIFA 2030 akan diselenggarakan di tempat dalam Maroko, Spanyol lalu Portugal, dengan tiga pertandingan pembuka akan dimainkan di area tempat Amerika Selatan.

Turnamen ini akan menjadi Piala Dunia pertama yang dimaksud digelar dalam tiga benua berbeda. Pertandingan pembukaan akan diadakan di dalam dalam Uruguay, Argentina lalu Paraguay, juga keenam tim negara tuan rumah akan secara otomatis lolos untuk berkompetisi.

Adapun, alasan FIFA untuk menyelenggarakan Piala Dunia FIFA 2030 di dalam dalam tiga benua, yaitu Amerika, Eropa, lalu juga Afrika adalah untuk merayakan peringatan satu abad penyelenggaraan Piala Dunia.

MILAN, ITALY - NOVEMBER 21: A personnel works on a World Cup trophy at the GDE Bertoni headquarters in Milan, Italy on November 21, 2022. GDE Bertoni headquarters is a small building situated in the industrial area of Paderno Dugnano, a town on the outskirts of Milan, northern Italy. It has two floors of offices and workshops and a dozen employees. The company is one of the tens of thousands of small and medium enterprises that make up the backbone of the Italian economy and contribute to making it one of the most prosperous in the world. But it is here that one of the most iconic objects on the planet has been produced for the past 50 years: the World Cup trophy. (Photo by Piero Cruciatti/Anadolu Agency via Getty Images)Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
MILAN, ITALY – NOVEMBER 21: A personnel works on a World Cup trophy at the GDE Bertoni headquarters in Milan, Italy on November 21, 2022.  (Photo by Piero Cruciatti/Anadolu Agency via Getty Images)

“Pada 2030, Piala Dunia FIFA akan menyatukan tiga benua lalu juga enam negara, mengundang seluruh dunia untuk bergabung dalam perayaan sepak bola yang tersebut dimaksud indah, peringatan 100 tahun, serta Piala Dunia FIFA itu sendiri,” tulis FIFA dalam siaran pers, dikutip Kamis (5/10/2023).

Baca juga:  PSG Beraroma Timnas Spanyol, Marcos Asensio Ikuti Jejak Luis Enrique

Sejarah mencatat Piala Dunia pertama kali diadakan di dalam dalam Uruguay pada tahun 1930, lalu negara tuan rumah kecil pada Amerika Latin yang digunakan meraih kemenangan setelah mengalahkan Argentina dalam tempat final.

“Mengingat konteks sejarah Piala Dunia FIFA pertama, Dewan FIFA juga setuju untuk menyelenggarakan upacara perayaan seratus tahun yang dimaksud dimaksud unik pada dalam ibu kota Uruguay, Montevideo,” tulis FIFA.

Sejarah baru bagi Portugal serta Maroko

Portugal serta juga Maroko belum pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia. 

Portugal akhirnya sukses dalam proses bidding Piala Dunia setelah gagal mengamankan hak tuan rumah edisi 2018 kemudian 2022 bersama Spanyol. Maroko sendiri sudah meningkatkan kapasitas pada dua stadion terbesarnya pada Rabat kemudian Tangier.

Sementara itu, Spanyol terakhir kali menjadi tuan rumah turnamen hal yang pada tahun 1982.

Pedro Rocha, Presiden Komite Manajemen Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol, mengatakan mereka sangat bersemangat untuk membawa Piala Dunia kembali ke negaranya yang tersebut menjadi pemenang Piala Dunia 2010.

Baca juga:  Kalender MotoGP Spanyol 2023 - Kabaroto

“Saya yakin bersama Maroko juga juga Portugal kami akan menyelenggarakan Piala Dunia terbaik dalam sejarah,” ujarnya.


Sumber: CNBC INDONESIA