Dani Ramdan Mengaku Bangga Jadi Pjs Bupati Pangandaran, Ini Alasannya

  • Bagikan

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Pejabat Sementara Bupati Pangandaran Dani Ramdan memimpin apel pagi untuk yang pertama kali bersama jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Senin (28/9/2020) pagi tadi.

Mengawali tugasnya sebagai Pjs Bupati di Kabupaten Pangandaran, Dani Ramdan memperkenalkan diri dihadapan perserta apel dan dilanjutkan perkenalan dengan para Kepala SKPD dan 10 Camat oleh Sekda Kusdiana di Aula Setda Pangandaran.

Didampingi istri nyonya Ria Sabaria MPd, Dani menuturkan, dirinya mendapat kepercayaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama 6 pejabat eselon II Pemprov lainnya untuk menjadi Pjs Bupati dan Pjs Walikota bagi kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada tahun 2020.

“Ya saat itu perasaan saya campur aduk. Memang seminggu sebelumnya Pak Gubernur sudah nelpon saya mau ada pilkada serentak dan ada beberapa bupati dan walikotanya harus menjalani cuti untuk melaksanakan kampanye dan harus ada Pejabat Sementara dari Provinsi, dan saya ditugaskan ke Pangandaran,” ungkap Dani yang menjabat sebagai Kalakhar BPBD di Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:  Tiga Jabatan Eselon II Pemkab Pangandaran Kosong, Tujuh Pejabat Diuji

Tapi tiga minggu sebelumnya, kata dia, dirinya sudah bolak balik ke Pangandaran dalam rangka kegiatan BPBD, yang pada saat itu juga merangkap jabatan di Plt. kepala Disdukcapil

Tentu saja dengan ditunjuknya sebagai Pjs Bupati Pangandaran ada satu kebanggaan.

“Jadi ketika ditunjuk menjadi Pjs Bupati di Pangandaran itu tantangannya terasa, karena biasanya kalau datang ke Pangandaran itu piknik, sekarang dengan tanggung jawab dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat,” ujarnya.

Dani memaparkan, ada 5 item yang akan difokuskan selama masa jabatan sebagai Pjs Bupati di Kabupaten Pangandaran (70 hari) yakni menciptakan pilkada yang damai dan sehat karena saat pandemi Covid-19 sehingga tidak terjadi klaster penularan.

Tugas yang kedua lanjut dia, menjaga netralitas ASN agar pilkada berjalan dengan lancar

Lalu tugas ketiga penanganan Covid-19, apalagi Pangandaran daerah pariwisata, dimana potensi penularan dari luar sangat besar sehingga menjadi tugas ektra di Pangandaran supaya tingkat penularan nya rendah.

“Tugas yang ke empat adalah penanganan kebencanaan di Kabupaten Pangandaran, baik bencana yang datang dari laut maupun dari darat karena sedang memasuki musim penghujan. Karena bencana banjir dan longsor di Pangandaran potensinya juga cukup tinggi,” kata Dani.

Baca juga:  Pangandaran Terapkan PPKM Level 1, Ini Aturan Lengkapnya

Lalu tugas yang kelima lanjut Dani, yaitu untuk kegiatan-kegiatan dari dana pemulihan ekonomi di Jawa Barat salahsatunya di Pangandaran yang akan mendapatkan dana tersebut.

“Implementasinya harus diamankan dari sisa anggaran akhir tahun 2020,” ujarnya.

Dani menilai Pangandaran sebagai daerah baru di Jawa Barat kemajuan nya sangat pesat.

“Pangandaran daerah baru tapi kemajuan dan prestasinya sampai terdengar hingga ke gedung sate Bandung,” ucap Dani yang mengaku lulusan dari APDN, UGM untuk S2 dan UNPAD untuk S3.

Sementara isteri Pjs Bupati Pangandaran Ria Sabaria Ramdan mengatakan, dirinya mengaku bangga mendapat kesempatan untuk mendampingi suaminya menjalankan tugas di Kab Pangandaran.

“Jadi saya harus banyak belajar dan memahami kondisi dan karakteristik masyarakat di Kabupaten Pangandaran. Insya Allah menjadi pengalaman buat saya kedepan,” ujar Ria.***

  • Bagikan