Tampilan Kembang Api Surgawi: Hubble Menangkap Serpihan Sisa Supernova Berwarna Mengerikan

Dalam gambar dari Teleskop Antariksa Hubble NASA /ESA ini, sobekan sisa-sisa supernova DEM L 190 berwarna seram tampak mengepul di layar. Lembaran halus dan filamen yang rumit adalah puing-puing dari kematian dahsyat bintang masif yang pernah hidup di Awan Magellan Besar, sebuah galaksi satelit kecil di Bima Sakti . DEM L 190 — juga dikenal sebagai LMC N49 — adalah sisa supernova paling terang di Awan Magellan Besar dan terletak sekitar 160.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Dorado.

Gambar yang mencolok ini dibuat dengan data dari dua penyelidikan astronomi yang berbeda, menggunakan salah satu instrumen pensiunan Hubble, Wide Field Planetary Camera 2 (WFPC2). Instrumen ini telah digantikan oleh Wide Field Camera 3 (WFC3) yang lebih kuat, tetapi selama masa operasionalnya, instrumen ini berkontribusi pada sains mutakhir dan menghasilkan serangkaian gambar penjangkauan publik yang menakjubkan.

Investigasi pertama dari dua investigasi WFPC2 menggunakan DEM L 190 sebagai laboratorium alami untuk mempelajari interaksi sisa-sisa supernova dan medium antarbintang, campuran tipis gas dan debu yang terletak di antara bintang-bintang.

Baca juga:  Pakar Ungkap Potensi 2 Exoplanet yang bisa Ditinggali, Penuh Air Seperti di Bumi

Dalam proyek kedua, para astronom beralih ke Hubble untuk menunjukkan dengan tepat asal-usul Soft Gamma-ray Repeater, sebuah objek misterius yang bersembunyi di DEM L 190 yang berulang kali memancarkan semburan sinar gamma berenergi tinggi.

Ini bukan gambar pertama DEM L 190 yang dirilis ke publik — potret Hubble sebelumnya dari sisa supernova ini diterbitkan pada tahun 2003 (gambar di atas). Gambar baru ini menggabungkan data tambahan dan teknik pemrosesan gambar yang lebih baik, menjadikan tampilan kembang api langit yang spektakuler ini semakin memukau!