Senin Pagi di Pangandaran, 41 Ribu Wisatawan Padati Kawasan Pesisir
PANGANDARAN, SPC — Geliat pariwisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menunjukkan tren positif pada awal pekan ini. Berdasarkan data Dinas Pariwisata setempat hingga Senin (23/3/2026) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 41.811 wisatawan telah memasuki berbagai objek wisata unggulan di wilayah tersebut.
Pantai Pangandaran masih mengukuhkan posisinya sebagai magnet utama bagi para pelancong. Sejak pintu gerbang dibuka pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 27.654 orang telah memadati kawasan pasir putih dan area berenang. Angka ini mencakup lebih dari 60 persen dari total keseluruhan kunjungan di wilayah kabupaten.
Sementara itu, Pantai Batukaras yang dikenal sebagai destinasi favorit bagi para peselancar pemula dan keluarga, menempati urutan kedua dengan jumlah kunjungan mencapai 6.739 orang. Disusul kemudian oleh Pantai Karapyak yang mencatatkan 2.805 kunjungan, Pantai Madasari dengan 2.275 orang, dan Pantai Batu Hiu sebanyak 2.125 orang.
Kondisi berbeda terpantau di objek wisata minat khusus Green Canyon atau Cukang Taneuh. Hingga pukul 09.00 WIB, kunjungan di lokasi tersebut relatif landai dengan mencatatkan 213 orang. Rendahnya angka di titik ini disinyalir karena karakteristik kegiatannya yang biasanya baru dimulai saat matahari sudah tinggi guna memastikan keamanan arus sungai untuk aktivitas body rafting.
Tingginya angka kunjungan di hari kerja ini menunjukkan adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat. Banyak wisatawan yang tampaknya memilih untuk memperpanjang waktu libur mereka guna menghindari kepadatan puncak di akhir pekan, atau yang lazim dikenal dengan fenomena extended weekend.
Secara keseluruhan, total 41.811 kunjungan dalam kurun waktu tiga jam pertama di pagi hari ini memberikan sinyal positif bagi perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga jasa pemandu wisata.
Hingga berita ini diturunkan, arus kendaraan menuju pintu masuk utama Pantai Pangandaran masih terpantau ramai lancar. Pihak pengelola terus melakukan pemantauan ketat di titik-titik rawan kerumunan guna memastikan kenyamanan dan keamanan para pengunjung selama berwisata di pesisir selatan Jawa Barat.




