Semangat Gotong Royong di Balik Pembangunan Masjid Pesat Gatra Polres Pangandaran
PANGANDARAN, SPC — Markas Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran kini mulai bersolek dengan fasilitas ibadah baru. Pembangunan Masjid Jamie Pesat Gatra resmi dimulai yang ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama di halaman depan Mapolres Pangandaran, Jalan Raya Wonoharjo, Jumat, 6 Maret 2026.
Prosesi tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, serta Ketua MUI Kabupaten Pangandaran KH. Harun Al Aziz. Masjid ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan religi bagi personel kepolisian sekaligus masyarakat umum.
Pembiayaan Berbasis Swadaya
Pembangunan Masjid Pesat Gatra diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 2,9 miliar. Menariknya, anggaran tersebut tidak bersumber dari APBN tunggal, melainkan hasil kolaborasi dan swadaya berbagai pihak.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengawali dukungan dengan sumbangan sebesar Rp 200 juta. Langkah ini diikuti oleh Bupati Citra Pitriyami serta berbagai undangan dari instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga para pengembang (developer) di wilayah Pangandaran.
Jejak Modernisasi Polres Pangandaran
Pembangunan masjid ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Polres Pangandaran yang tergolong masih muda. Berdiri pada 2022, institusi penegak hukum ini awalnya menempati gedung milik Pemerintah Daerah di Parigi dengan fasilitas terbatas.
Transformasi besar terjadi pada 2024 saat gedung Mapolres baru dibangun di kawasan strategis Wonoharjo. Gedung tersebut mulai ditempati secara resmi pada Juli 2025 sebagai pusat pelayanan masyarakat. Kehadiran Masjid Pesat Gatra dengan luas bangunan 22 x 22 meter persegi ini akan melengkapi fasilitas Mapolres yang kian representatif.
Jembatan Religi Polisi dan Warga
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi pembangunan ini. Menurutnya, masjid di area Mapolres memiliki fungsi strategis sebagai ruang interaksi sosial antara aparat dan warga.
”Tentunya, masjid ini akan digunakan juga oleh masyarakat untuk melaksanakan ibadah bersama anggota polisi. Ini akan lebih mendekatkan masyarakat dengan Polres Pangandaran,” ujar Citra dalam sambutannya.
Senada dengan Bupati, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari berharap masjid ini tidak hanya menjadi simbol arsitektur, tetapi juga pusat spiritualitas. “Masjid ini menjadi tempat ibadah para anggota serta diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas di sekitar Mapolres,” kata Ikrar.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Polres Pangandaran diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis dan religius.




