Pemda Pangandaran Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19

  • Bagikan
Ketua Pokja Vaksinasi Covid-19 Kab Pangandaran Yadi Soekmayadi
Ketua Pokja Vaksinasi Covid-19 Kab Pangandaran Yadi Soekmayadi

Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran gencar melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran yang berstatus PPKM Level 3.

Ketua Pokja Vaksinasi Covid-19 Kab Pangandaran Yadi Soekmayadi mengatakan, jumlah sasaran berdasarkan data vaksinasi Covid-19 sebanyak 344.196 jiwa.

Jumlah itu terdiri dari tenaga kesehatan 1.755, pelayanan publik 15.516, lansia 49.226, masyarakat umum dan rentan 238.690, remaja 39.009.

“Jadi total sasaran vaksinasi di Kab Pangandaran sebanyak 344.196,” kata Yadi, Kamis 29 Juli 2021.

Yadi mengatakan, berdasarkan hasil pencapaian vaksinasi hingga hari Rabu 28 Juli 2021 untuk pemakaian vaksin dosis 1 sebanyak 65.085 dosis mencapai 66,21 persen, untuk dosis 2 mencapai 26.754 dosis mencapai 27,21 persen.

“Jadi total vaksinasi sebanyak 91.839 dosis atau 93,43 persen. Maka sisa dosis yang belum terpakai mencapai 6.461 dosis,” papar Yadi.

Hingga saat ini, kata Dia, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pangandaran terus dikebut untuk sebuah harapan menuju Pangandaran bebas Covid-19.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya dalam beberapa hari terakhir menggenjot percepatan vaksinasi. Bahkan dia sendiri yang mengambil peran sebagai ketua tim percepatan vaksinasi Pangandaran.

Baca juga:  Angin kencang dan Hujan Deras Robohkan Tanaman Padi di Pangandaran¬†

“Asalnya sehari dapat 700 atau 800 orang yang divaksin, sekarang setelah dilakukan percepatan sehari bisa mencapai 3.000 warga yang divaksinasi,” kata Jeje.

Saat ini jumlah warga yang sudah menjalani vaksinasi mencapai 16 persen dari total jumlah warga Pangandaran.

Jika stok vaksin berhasil didapat, Jeje menargetkan pada bulan September atau Oktober, 70 persen warga telah mendapat vaksinasi.

“Saya pantau terus setiap hari, wilayah yang kendor vaksinasinya langsung diberi pembinaan,” kata Jeje.

Dia juga mengatakan untuk membantu kelancaran penanggulangan COVID-19, pihaknya telah melibatkan semua kepala dinas atau pejabat eselon 2 untuk membantu tugas Satgas COVID-19 di tingkat kecamatan.

“Kadis-kadis semua dikerahkan ke lapangan, disuruh bantu Camat. Kita harus bergerak cepat, kalau lama-lama begini semua rugi,” kata Jeje.***

  • Bagikan