Daniel Ricciardo kembali ke F1 bersama Scuderia AlphaTauri (Foto: Reuters/Evan Buhler)

BATU PERAK – Pengamat F1 Ted Kravitz terkejut dengan keputusan Daniel Ricciardo menerima tawaran Scuderia AlphaTauri. Pasalnya, kondisi mobil AT04 tersebut dinilai jauh lebih buruk dibandingkan MCL36 milik McLaren F1 Team yang dikendarainya tahun lalu.

Ricciardo resmi kembali membalap setelah ditunjuk menggantikan Nyck de Vries untuk sisa 12 balapan F1 2023. Pembalap asal Australia itu akan start di GP F1 Hungaria 2023 pekan depan di Sirkuit Hungaroring, Mogyorod.

Kembalinya Ricciardo disambut dengan reaksi beragam. Juara balapan delapan kali itu tak jauh dari dunia F1 setelah ditunjuk sebagai pembalap cadangan di Red Bull Racing awal musim ini. Ia pun baru menjalani tes tertutup di Sirkuit Silverstone pada Selasa (7/11/2023).

Yuki Tsunoda tampil mengesankan di F1 2023 bersama Scuderia AlphaTauri (Foto: Reuters/Lisi Niesner)
Yuki Tsunoda mengendarai mobil AT04 tim Scuderia AlphaTauri (Foto: Reuters/Lisi Niesner)

Namun, Kravitz agak menyayangkan keputusan Ricciardo bergabung dengan AlphaTauri. Pasalnya, mobil AT04 besutan tim Faenza ini bisa dibilang paling jelek di antara yang lain di F1 2023. Wartawan asal Inggris itu bahkan sempat sedikit curiga dengan pernyataan resmi sang pembalap saat resmi dilantik.

“Dia berkata: ‘Saya sangat senang bisa kembali ke jalur yang benar bersama keluarga Red Bull.’ Dia bahkan tidak bisa mengatakan dia bergabung dengan AlphaTauri!” kata Kravitz, seperti dikutip dari kekuranganKamis (13/7/2023).

“Dia sepertinya tidak mau mengatakan, ‘Saya senang membalap AlphaTauri’, mungkin karena mobilnya tidak sebagus itu,” tambah pria berusia 49 tahun itu.