PANGANDARAN, SPC – Peningkatan arus kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, selama masa libur Lebaran 2024 berdampak langsung pada produksi sampah. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat mencatat lonjakan volume sampah yang cukup signifikan, terutama di titik-titik destinasi wisata pantai.

​Kepala DLHK Kabupaten Pangandaran, Irwansyah, menjelaskan bahwa rata-rata volume sampah harian di seluruh wilayah kabupaten yang biasanya mencapai 80 ton, meningkat menjadi 108 ton per hari dalam periode 22 hingga 29 Maret.

​”Secara keseluruhan di tingkat kabupaten ada kenaikan sekitar 35 persen. Namun, jika kita melihat spesifik di kawasan wisata saja, peningkatannya mencapai 250 persen,” ujar Irwansyah saat ditemui di Pangandaran.

​Menurut data DLHK, produksi sampah di kawasan pantai yang pada hari biasa hanya berkisar 10 ton per hari, melonjak tajam hingga menyentuh angka 35 ton per hari selama masa libur panjang. Sampah-sampah tersebut didominasi oleh limbah rumah tangga dari aktivitas pengunjung serta operasional perhotelan yang mengalami peningkatan okupansi.

Strategi Pengangkutan Ekstra

​Guna memastikan kenyamanan wisatawan dan menjaga kebersihan pesisir, pihak pemerintah daerah melakukan penyesuaian manajemen pengangkutan. Irwansyah menyebutkan, pihaknya kini menerapkan sistem dua giliran kerja (shift) bagi para petugas di lapangan.

​”Alhamdulillah, atas arahan Ibu Bupati, kami meningkatkan jam kerja para petugas penyapu (pesapon) dan kru truk sampah. Jika biasanya pengangkutan dilakukan hanya sekali di pagi hari, kini kami lakukan dua kali, pagi dan sore,” tuturnya.

​Langkah ini diambil agar tumpukan sampah di tempat penampungan sementara atau kontainer tidak meluber ke jalan atau area publik. Seluruh sampah yang terkumpul langsung dikirim menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Purbahayu.

​Irwansyah memastikan bahwa sejauh ini armada pengangkut dalam kondisi prima dan tidak mengalami kendala teknis. “Sampai saat ini sampah masih terkendali. Kami senantiasa memastikan kawasan pantai bersih dari tumpukan sampah yang terlalu lama,” pungkasnya.