Banyak hal negatif yang terjadi selama pandemi Covid-19, mulai dari kehilangan karir, harta bahkan kehilangan orang yang dicintai. Selain itu, pandemi Covid-19 juga menimbulkan banyak ketakutan, kegelisahan dan kekhawatiran di benak masyarakat, yang akhirnya menimbulkan dampak psikologis yang disebut psikosomatis, yaitu sejenis gangguan jiwa yang dampaknya menimbulkan keluhan fisik meski tanpa suatu penyakit. .

Banyak penyebab yang menyebabkan munculnya gejala psikosomatis tersebut, antara lain rasa cemas yang muncul akibat membaca berita terkait Covid yang semakin heboh, jumlah korban meninggal, varian yang bertambah, dan kecepatan penularan. Jenis informasi ini dapat dengan mudah diakses di berbagai portal berita, stasiun televisi, dan juga tidak lupa sering disebut-sebut di grup Whatsapp, sehingga bagi sebagian orang menimbulkan kekhawatiran, kecemasan dan ketakutan yang berlebihan, yang berakibat . Kemudian terjadi penurunan imunitas tubuh yang membuatnya mudah terserang penyakit. Sederhananya, pandemi Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan psikis.

Di bawah ini, kami akan membagikan sederet hal yang bisa mencegah rasa khawatir, takut, dan cemas berlebihan sehingga Anda bisa terhindar dari gejala stres di masa pandemi ini:

Pengumuman. Gesek ke bawah untuk melanjutkan

Tetap tenang

Selain menerapkan protokol kesehatan, yang tak kalah penting adalah berusaha tetap tenang di tengah kondisi yang sangat mencekam ini. Percayalah bahwa semua kekacauan ini akan berlalu, dan kita hanya bisa berusaha menghindarinya sebisa mungkin.

Pikiran yang tenang juga akan menimbulkan sikap dan perilaku yang tenang, sedangkan rasa takut, cemas dan khawatir yang berlebihan hanya akan menyebabkan emosi cepat terangsang, sehingga lebih mudah menghakimi orang lain dan bertindak tidak bijak.

Diantara cara agar pikiran tetap tenang adalah meditasi, dzikir, tawakkal kepada Yang Maha Kuasa dan jangan lupa mengikuti protokol kesehatan.

Melakukan Social Media Distancing

Cara ini dianggap penting karena sebagaimana disebutkan di atas, kecemasan, kekhawatiran, dan ketakutan berlebih pada awalnya dipicu oleh berita-berita seram yang juga banyak tersebar di media sosial. Metode ini dapat dilakukan dalam beberapa langkah: Pertama, dengan bisu kata kunci covid-19 di media sosial, termasuk mengabaikan konten-konten seru seputar covid-19 yang biasa beredar di portal berita atau grup whatsapp. Kedua, dengan mengurangi interaksi dengan gadget, terutama sebelum tidur agar pikiran bisa rileks. Ketiga, lebih teliti dalam membaca berita, untuk menghindari rumor dan clickbait
yang pada akhirnya membuat Anda semakin cemas hanya dengan membaca headline-nya saja.

Melakukan hal-hal positif yang membuat Anda bahagia

Anda dapat menghindari ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran penyebab stres ini dengan menyibukkan diri dengan hal-hal positif yang membuat Anda bahagia. Anda dapat mencoba untuk menghabiskan banyak waktu berkomunikasi dengan keluarga atau teman dan teman melalui on line. Anda juga bisa melakukan senam mini di rumah atau membuat kerajinan tangan dengan mempelajarinya terlebih dahulu melalui video YouTube.

Melakukan hal-hal positif yang membuat Anda bahagia dianggap sebagai cara yang sangat efektif untuk membuat pikiran tetap tenang dan juga mampu melepaskan hormon endorfin yang dapat mengurangi rasa cemas dan khawatir berlebihan, yang akan menghindarkan Anda dari rasa stres di tengah kompleksitas pandemi ini.

Ini adalah cara untuk menghindari stres selama pandemi ini. Selain mengikuti protokol kesehatan, kita juga harus tetap tenang karena kondisi semrawut akibat pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang kesehatan fisik kita, tetapi juga kesehatan mental dan psikis kita.