Laga Singkat Damkar Pangandaran: Menaklukkan ‘tamu’ Hitam Di Permukiman Warga
PANGANDARAN – Suasana tenang di sebuah rumah di Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran, mendadak pecah oleh kepanikan. Seekor ular berukuran cukup besar menyelinap masuk, bersembunyi di sudut yang sulit dijangkau. Khawatir akan keselamatan keluarga, warga segera menghubungi “pasukan biru” dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran.
Tak butuh waktu lama, dua orang petugas Damkar tiba di lokasi. Mereka datang bukan untuk memadamkan api, melainkan untuk melakukan aksi animal rescue yang kian sering menjadi tumpuan warga lokal saat berhadapan dengan satwa liar.
Drama di Sudut Ruangan
Targetnya adalah seekor ular dengan panjang sekitar 1,3 meter. Kulitnya berwarna hitam legam di bagian atas, namun tampak kontras dengan warna keputihan di bagian bawah perutnya—ciri fisik yang sempat membuat penghuni rumah bergidik ngeri.
Iwan Mulyadi, warga Desa Babakan yang menyaksikan langsung proses tersebut, mengaku sempat khawatir ular tersebut merupakan jenis berbisa yang mematikan. “Awalnya kaget melihat ular sebesar itu masuk ke area permukiman. Kami tidak berani bertindak sendiri karena takut salah penanganan,” ujar Iwan saat memberikan keterangan, Kamis (29/01/2026).
Dengan menggunakan tongkat penjepit khusus (snake hook) dan keterampilan yang terlatih, kedua petugas tersebut mulai bermanuver. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis namun terkendali. Ular yang sempat mencoba melawan itu akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu singkat.
Edukasi dan Mitigasi
Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut segera diamankan ke dalam karung untuk nantinya dilepaskan kembali ke habitat yang jauh dari jangkauan manusia. Iwan Mulyadi pun mengapresiasi respons cepat dari para petugas. “Sangat membantu, petugas datang cepat dan langsung menangani dengan tenang. Warga jadi merasa lebih aman,” tambahnya.
Fenomena masuknya ular ke pemukiman di Pangandaran belakangan ini kerap dikaitkan dengan perubahan cuaca dan habitat yang semakin terjepit. Petugas Damkar pun tak bosan mengingatkan warga agar tetap waspada.
”Jangan mencoba menangkap sendiri jika tidak memiliki keahlian. Segera hubungi kami, layanan ini gratis untuk masyarakat,” tegas Ridwan, petugas di lapangan.
Aksi cepat tanggap ini menambah daftar panjang tugas non-kebakaran yang dijalankan oleh Damkar Pangandaran, membuktikan bahwa mereka adalah penyelamat di tengah situasi-situasi tak terduga yang mengancam nyawa.



